Tip-tip yang dirangkum dari berbagai sumber
1. Terpenting : Selama ibu di tempat kerja, Peraslah / pompalah ASI setiap 3-4 jam sekali secara teratur. Ini perlu dilakukan agar produksi ASI tetap terjaga. An ASI tuh dibuat based on demand. Kalo gak ada permintaan, ya gak akan dibuat. Kalau permintaannya sedikit ya akan sedikit juga yg diproduksi nantinya.
2. ASI tsb bisa disimpan dalam botol dan dan disimpan dalam kulkas (jika di kantor ada kulkas). Atau ibu bisa menyimpannya dalam termos yang diberi es batu atau blue ice.
3. Yg tidak kalah pentingnya : ibu harus dalam keadaan RELAX. KONDISI PSIKOLOGIS ibu menyusui sangat menentukan keberhasilan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, > 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif adalah faktor psikologis ibu menyusui. Saat ibu memeras ASI, jangan tegang dan jangan ditargetkan berapa banyak ASI yg harus keluar. Ingat : 1 pikiran “duh ASI peras saya cukup gak ya?” maka pada saat bersamaan ratusan sensor pada otak akan memerintahkan hormon oksitosin (produksi ASI) utk bekerja lambat. Dan akhirnya produksi ASI menurun.
4. Relaks saja ya bu. Buat suasana senyaman mungkin saat memeras ASI. Bawa foto anak jika perlu saat memeras ASI.
5. Peran ayah juga disini sangat dibutuhkan. Jika ayah mendukung maka ASI akan lancar.
6. Saran dilakukan begitu sebelum kembali dari cuti : beritahu atasan ibu bahwa ibu menyusui dan ingin berhasil memberikan ASI eksklusif. Jelaskan juga bahwa pada jam tertentu ibu perlu waktu khusus untuk memeras ASI. Sehingga atasan ibu & lingkungan kerja dapat mendukung keberhasilan ASI eksklusif.
7. Begitu ibu kembali dari tempat kerja, susukan bayi langsung dari payudara. Hal ini diperlukan untuk menjaga refleks ASI & kerja hormon2 ASI, sehingga produksi ASI tetap terjaga. Jadi ASI peras yg ada bisa disimpan untuk hari2 berikutnya.
8. Hindari pemberian susu formula. Begitu bayi diberikan susu formula, maka saat ia menyusu pada ibunya akan kekenyangan. Sehingga volume ASI makin berkurang.
9. Lakukan perawatan payudara : Massage / pemijatan payudara dan kompres air hangat & air dingin bergantian.
10. Jika ada masalah dalam ASI, jangan ragu untuk menghubungi atau konsultasi dg klinik laktasi. Selain mengikuti petunjuk2 di atas. Tapi sekali lagi, yg perlu diingat adalah ibu harus PEDE. :D
The Herbal and natural medicine. I also love auto designs, all about health i like
Thursday, July 10, 2008
Tip usir bau kaki !
Kaki bau? Iiih jorok! Apalagi buat para perempuan. Ini tentu jadi masalah besar. Sepatu bau, bisa membuat kaki ikut jadi bau. Ada trik-trik yang bisa Anda coba untuk menghidari kaki bau.
* Jika Anda ingin membeli sepatu, belilah sepatu berkualitas yang bagus. Cari sepatu yang bagian dalamnya terbuat dari bahan alami, karena akan membuat kaki bisa bernapas lega dan lebih cepat menyerap keringat. Bahan sintesis akan membuat kaki mengeluarkan bau yang tidak enak karena kurangnya udara masuk.
* Jangan pernah merasa untung membeli sepatu murah dengan kualitas rendah. Sepatu Anda akan cepat rusak. Lebih baik membeli sepatu yang sedikit lebih mahal, namun berkualitas bagus.
* Selain memperhatikan pemilihan sepatu, Anda juga harus memastikan kaki selalu dalam keadaan bersih. Saat mandi, bersihkan kaki Anda dengan sikat kaki atau sikat kecil lainnya. Ini berguna untuk mengangkat sel kulit mati yang merupakan salah satu penyebab bau di kaki.Sebagai alternatif lain, Anda dapat merendam kaki dengan air dingin. Setelah itu rendam dengan air hangat. Pori-pori kulit di kaki menjadi bersih dan akan membuat bau di kaki berkurang.
* Cara lain mengatasi bau kaki adalah dengan menggati kaos kaki setiap hari. Pilih kaos kaki yang berbahan katun atau wol, hindari menggunakan bahan sintesis.
* Anda juga disarankan tidak menggunakan sepatu yang sama dalam kurun waktu yang lama. Usahakan memakai sepatu bergantian, agar sepatu mendapatkan udara dan tidak lembab.
* Jangan pernah membiarkan sepatu dalam keadaan yang basah. Segera keringkan apabila sepatu itu basah. Bila dibiarkan lebih dari sehari, akan menimbulkan bau yang tidak enak. Kaki Anda pun jadi ikut bau.Jika Anda sudah mengikuti trik-trik di atas, bau kaki bisa hilang. Rasa percaya diri pun kembali Anda dapatkan.
* Jika Anda ingin membeli sepatu, belilah sepatu berkualitas yang bagus. Cari sepatu yang bagian dalamnya terbuat dari bahan alami, karena akan membuat kaki bisa bernapas lega dan lebih cepat menyerap keringat. Bahan sintesis akan membuat kaki mengeluarkan bau yang tidak enak karena kurangnya udara masuk.
* Jangan pernah merasa untung membeli sepatu murah dengan kualitas rendah. Sepatu Anda akan cepat rusak. Lebih baik membeli sepatu yang sedikit lebih mahal, namun berkualitas bagus.
* Selain memperhatikan pemilihan sepatu, Anda juga harus memastikan kaki selalu dalam keadaan bersih. Saat mandi, bersihkan kaki Anda dengan sikat kaki atau sikat kecil lainnya. Ini berguna untuk mengangkat sel kulit mati yang merupakan salah satu penyebab bau di kaki.Sebagai alternatif lain, Anda dapat merendam kaki dengan air dingin. Setelah itu rendam dengan air hangat. Pori-pori kulit di kaki menjadi bersih dan akan membuat bau di kaki berkurang.
* Cara lain mengatasi bau kaki adalah dengan menggati kaos kaki setiap hari. Pilih kaos kaki yang berbahan katun atau wol, hindari menggunakan bahan sintesis.
* Anda juga disarankan tidak menggunakan sepatu yang sama dalam kurun waktu yang lama. Usahakan memakai sepatu bergantian, agar sepatu mendapatkan udara dan tidak lembab.
* Jangan pernah membiarkan sepatu dalam keadaan yang basah. Segera keringkan apabila sepatu itu basah. Bila dibiarkan lebih dari sehari, akan menimbulkan bau yang tidak enak. Kaki Anda pun jadi ikut bau.Jika Anda sudah mengikuti trik-trik di atas, bau kaki bisa hilang. Rasa percaya diri pun kembali Anda dapatkan.
Tips Praktis Mengenali Tumor Lambung
Sinonim:
Tumor gaster, kanker gaster, gastric cancer.
Insiden
Di United Kingdom, insidennya 23 kasus per 100.000 per tahun, namun ada variasi geografis yang tidak dapat dijelaskan.
Di Indonesia, belum ada data yang pasti.
Faktor Risiko
1. Helicobacter pylori
2. Diet tinggi nitrat (nitrosamine) sebagai pengawet
3. Makanan yang diasap dan diasinkan
4. Merokok
5. Atrofi lambung
Sedangkan faktor-faktor yang mempermudah terjadinya tumor lambung:
1. Jenis kelamin pria 2 x lebih sering terkena daripada wanita
2. Usia 50-70 tahun, jarang di bawah usia 40 tahun
3. Alkohol dan semua produknya, termasuk sering makan tape
4. Riwayat operasi lambung sebelumnya
5. Terdapat polip lambung
6. Ada sindrom kanker familial
Klasifikasi
Tumor lambung dapat dibagi menjadi dua kelompok:
A. Tumor Jinak
1. Tumor jinak epitel
a. Adenoma
b. Adenoma hiperplastik
c. Adenoma Heterotropik
2. Tumor jinak non-epitel
a. Tumor neurogenik
b. Leiomioma
c. Fibroma
d. Lipoma
B. Tumor Ganas
1. Early gastric cancer
a. Tipe I (protruded type)
b. Tipe II (superficial type)
c. Tipe III (excavated type)
2. Advanced gastric cancer
Menurut Bormann dibagi menjadi:
a. Bormann I
b. Bormann II
c. Bormann III
d. Bormann IV
Tumor yang ganas didapatkan sepuluh kali lebih banyak daripada tumor yang jinak.
Gejala Klinis:
1. Berat badan menurun
2. Nyeri epigastrium (ulu hati)
3. Muntah
4. Keluhan pencernaan
5. Anoreksia
6. Keluhan umum
7. Disfagia
8. Nausea
9. Kelemahan
10. Bersendawa
11. Hematemesis (muntah darah)
12. Regurgitasi
13. Cepat merasa kenyang
14. Ada atau teraba massa di epigastrium
15. Terkadang disertai hepatomegali (pembesaran organ hati), jaundice, ascites, nodus Virchow (large left supracavicular node, similar with Troisier’s sign), acanthosis nigricans.
Penyebaran
Tumor lambung dapat menyebar secara: local, lymphatic, blood-borne, transcoelomic, dan ovary (misalnya: tumor Krukenberg).
Diagnosis
Diagnosis tumor lambung dapat ditegakkan melalui:
1. Pemeriksaan Fisik
Berat badan menurun, anemia, dapat ditemukan massa di epigastrium. Jika telah menyebar (bermetastasis) ke hati, teraba hati yang ireguler, terkadang kelenjar limfe klavikula teraba.
2. Radiologi
Pemeriksaan kontras ganda dengan posisi: telentang, tengkurap, oblik yang disertai dengan kompresi.
3. Gastroskopi dan biopsi
Okuda (1969) menemukan 94% pasien dengan tumor lambung yang ganas dengan biopsi, sedangkan dengan sitologi lavase hanya didapatkan 50%.
4. Endoskopi ultrasound
Alat ini digunakan untuk melihat sejauh mana tumor telah menjalar.
5. Pemeriksaan darah pada tinja
Pada tumor lambung yang ganas sering didapatkan darah dalam tinja (occult blood) sehingga perlu dilakukan tes Benzidin.
6. Sitologi
Pemeriksaan Papaniculou cairan lambung dapat memastikan tumor ganas lambung dengan keakuratan hasil 80-90%, tentunya perlu ditunjang dengan gastroskopi dan biopsi.
Komplikasi
1. Perforasi (berlubang)
2. Hematemesis
3. Obstruksi
4. Adhesi (perlengketan)
5. Metastasis (penyebaran ke organ lain, seperti: hati, pankreas, kolon)
Penatalaksanaan
1. Pembedahan
Jika belum menyebar, pilihan terbaik adalah dengan pembedahan. Meskipun telah menyebar, pembedahan masih dilakukan sebagai tindakan paliatif
2. Kemoterapi
Kombinasi yang sering digunakan adalah:
a. Regimen FAM (5-fluorouracil, doksorubisin, mitomisin C)
b. Regimen EAP (etoposid, doksorubisin, sisplatin)
3.Radiasi
Pengobatan dengan radiasi dapat dikatakan kurang berhasil.
Prognosis
Di AS, prognosisnya sangat jelek,angka harapan hidup 5 tahun antara 5-15% dan kebanyakan saat ditegakkan diagnosis sudah dalam keadaan lanjut.
Di Jepang, prognosis lebih baik karena diagnostik yang lebih dini (90%).
Dengan ditemukannya gastroskopi, maka prognosis kanker gaster stadium dini lebih baik daripada stadium lanjut.
Tahukah Anda?
1. Umumnya tumor lambung (90-99%) adalah adenokarsinoma, lainnya adalah limfoma, leiomiosarkoma, adenoxanthoma, dan lain-lain.
2. Kebanyakan lokasi tumor lambung di daerah antropilorik, kurvatura minor lebih sering daripada kurvatura mayor.
3. Golongan darah, terutama A, termasuk faktor lain yang mempengaruhi timbulnya tumor lambung.
Tumor gaster, kanker gaster, gastric cancer.
Insiden
Di United Kingdom, insidennya 23 kasus per 100.000 per tahun, namun ada variasi geografis yang tidak dapat dijelaskan.
Di Indonesia, belum ada data yang pasti.
Faktor Risiko
1. Helicobacter pylori
2. Diet tinggi nitrat (nitrosamine) sebagai pengawet
3. Makanan yang diasap dan diasinkan
4. Merokok
5. Atrofi lambung
Sedangkan faktor-faktor yang mempermudah terjadinya tumor lambung:
1. Jenis kelamin pria 2 x lebih sering terkena daripada wanita
2. Usia 50-70 tahun, jarang di bawah usia 40 tahun
3. Alkohol dan semua produknya, termasuk sering makan tape
4. Riwayat operasi lambung sebelumnya
5. Terdapat polip lambung
6. Ada sindrom kanker familial
Klasifikasi
Tumor lambung dapat dibagi menjadi dua kelompok:
A. Tumor Jinak
1. Tumor jinak epitel
a. Adenoma
b. Adenoma hiperplastik
c. Adenoma Heterotropik
2. Tumor jinak non-epitel
a. Tumor neurogenik
b. Leiomioma
c. Fibroma
d. Lipoma
B. Tumor Ganas
1. Early gastric cancer
a. Tipe I (protruded type)
b. Tipe II (superficial type)
c. Tipe III (excavated type)
2. Advanced gastric cancer
Menurut Bormann dibagi menjadi:
a. Bormann I
b. Bormann II
c. Bormann III
d. Bormann IV
Tumor yang ganas didapatkan sepuluh kali lebih banyak daripada tumor yang jinak.
Gejala Klinis:
1. Berat badan menurun
2. Nyeri epigastrium (ulu hati)
3. Muntah
4. Keluhan pencernaan
5. Anoreksia
6. Keluhan umum
7. Disfagia
8. Nausea
9. Kelemahan
10. Bersendawa
11. Hematemesis (muntah darah)
12. Regurgitasi
13. Cepat merasa kenyang
14. Ada atau teraba massa di epigastrium
15. Terkadang disertai hepatomegali (pembesaran organ hati), jaundice, ascites, nodus Virchow (large left supracavicular node, similar with Troisier’s sign), acanthosis nigricans.
Penyebaran
Tumor lambung dapat menyebar secara: local, lymphatic, blood-borne, transcoelomic, dan ovary (misalnya: tumor Krukenberg).
Diagnosis
Diagnosis tumor lambung dapat ditegakkan melalui:
1. Pemeriksaan Fisik
Berat badan menurun, anemia, dapat ditemukan massa di epigastrium. Jika telah menyebar (bermetastasis) ke hati, teraba hati yang ireguler, terkadang kelenjar limfe klavikula teraba.
2. Radiologi
Pemeriksaan kontras ganda dengan posisi: telentang, tengkurap, oblik yang disertai dengan kompresi.
3. Gastroskopi dan biopsi
Okuda (1969) menemukan 94% pasien dengan tumor lambung yang ganas dengan biopsi, sedangkan dengan sitologi lavase hanya didapatkan 50%.
4. Endoskopi ultrasound
Alat ini digunakan untuk melihat sejauh mana tumor telah menjalar.
5. Pemeriksaan darah pada tinja
Pada tumor lambung yang ganas sering didapatkan darah dalam tinja (occult blood) sehingga perlu dilakukan tes Benzidin.
6. Sitologi
Pemeriksaan Papaniculou cairan lambung dapat memastikan tumor ganas lambung dengan keakuratan hasil 80-90%, tentunya perlu ditunjang dengan gastroskopi dan biopsi.
Komplikasi
1. Perforasi (berlubang)
2. Hematemesis
3. Obstruksi
4. Adhesi (perlengketan)
5. Metastasis (penyebaran ke organ lain, seperti: hati, pankreas, kolon)
Penatalaksanaan
1. Pembedahan
Jika belum menyebar, pilihan terbaik adalah dengan pembedahan. Meskipun telah menyebar, pembedahan masih dilakukan sebagai tindakan paliatif
2. Kemoterapi
Kombinasi yang sering digunakan adalah:
a. Regimen FAM (5-fluorouracil, doksorubisin, mitomisin C)
b. Regimen EAP (etoposid, doksorubisin, sisplatin)
3.Radiasi
Pengobatan dengan radiasi dapat dikatakan kurang berhasil.
Prognosis
Di AS, prognosisnya sangat jelek,angka harapan hidup 5 tahun antara 5-15% dan kebanyakan saat ditegakkan diagnosis sudah dalam keadaan lanjut.
Di Jepang, prognosis lebih baik karena diagnostik yang lebih dini (90%).
Dengan ditemukannya gastroskopi, maka prognosis kanker gaster stadium dini lebih baik daripada stadium lanjut.
Tahukah Anda?
1. Umumnya tumor lambung (90-99%) adalah adenokarsinoma, lainnya adalah limfoma, leiomiosarkoma, adenoxanthoma, dan lain-lain.
2. Kebanyakan lokasi tumor lambung di daerah antropilorik, kurvatura minor lebih sering daripada kurvatura mayor.
3. Golongan darah, terutama A, termasuk faktor lain yang mempengaruhi timbulnya tumor lambung.
Resep Penggelontor Gangguan Prostat
Organ reproduksi pria yang sering bermasalah adalah kelenjar prostat. Kelenjar yang terletak di antara kantong kemih dan saluran kemih keluar (uretra) ini memang cuma sebesar biji kenari. Namun, sekali mengalami gangguan, bukan main akibatnya.
Berat kelenjar yang mengelilingi saluran uretra ini pada laki-laki normal lebih kurang 20 gram. Fungsinya sebagai penghasil cairan semen (air mani) yang menjaga sperma agar tetap hidup.
Ketika pria mencapai usia pubertas, kelenjar prostat mulai membuat cairan mani. Seiring bertambahnya usia, pria dapat mengalami gangguan prostat seperti pembesaran, peradangan, bahkan kanker. Hal itulah yang bisa menyebabkan kematian.
Dr. Johan Wibowo, Sp.BU, dari Bagian Urologi RS Omni Medical Center, Jakarta, menjelaskan ada tiga jenis gangguan pada prostat. Pertama, pembesaran prostat jinak (PPJ). Gangguan ini merupakan kondisi pertumbuhan kelenjar prostat yang berlebihan.
PPJ dapat menekan uretra (saluran kemih bagian luar), sehingga terjadi penyempitan uretra. Hal ini memengaruhi aliran urin dan selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Sekitar 20 persen lelaki pada usia 50 tahun pernah mengalami pembesaran prostat, dan pada usia 80 tahun kemungkinannya mencapai 90 persen!
Secara umum terdapat dua faktor utama yang memengaruhi penyebab gangguan ini, yakni bertambahnya usia dan berfungsinya sel leydig pada testis sebagai penghasil hormon androgen utama, yaitu testosteron. Perubahan testosteron menjadi dehidrostestosteron (DHT) di dalam sel prostat menjadi faktor masuknya DHT ke dalam inti sel prostat yang dapat menyebabkan inskripsi pada RNA, sehingga terjadi pembentukan protein yang menyebabkan sel prostat bertambah banyak.
Beberapa penelitian pada hewan membuktikan hormon estrogen berperan pada permulaan proses PPJ. Hormon estrogen ini berasal dari perubahan testosteron menjadi estrogen dengan bantuan katalizator enzim aromatase yang terjadi pada jaringan lemak.
Seseorang yang mengalami pembesaran prostat menunjukkan sejumlah gejala yang berkaitan dengan pengeluaran air seni, yakni pancaran kencing lemah, kencing tak lampias, kencing terputus-putus, saat mulai kencing lama, sering kencing, kencing harus terburu-buru, ngompol atau kencing menetes, kencing di malam hari lebih dari dua kali.
Deteksi Dini
Kedua, radang prostat (prostatitis). Kelenjar prostat dapat terinfeksi oleh bakteri dan meradang serta membengkak, sehingga menimbulkan rasa sakit. Radang prostat dapat terjadi seketika serta bersifat akut atau kronis.
Lebih dari 35 persen pria berumur 50 tahun ke atas menderita radang prostat. Hal ini paling umum pada pria yang mengalami radang saluran kemih secara berulang-ulang. Sekitar 80 persen pria dengan gangguan ini disebabkan oleh bakteri Escherichia coli, dan sisanya oleh bakteri Klebsiella, Enterobakteri, Pseudomonas, Streptokokkus, dan Stafilokokkus.
Semua bakteri tersebut menyebar melalui aliran darah, bergerak dari uretra lalu menjalar mencapai kelenjar prostat. Radang prostat kronis biasanya disebabkan oleh invasi bakteri dari uretra.
Penderita radang prostat yang bersifat akut menunjukkan gejala demam, kedinginan, sakit pinggang, sakit otot, rasa bengkak di pangkal paha, dan sakit pada persendian, selalu dan sering buang air kemih, seperti terbakar sewaktu buang air kemih, dan urin keruh.
Komplikasi biasanya berupa radang saluran kemih. Pada beberapa orang, sering dijumpai rasa sakit sewaktu ejakulasi ketika berhubungan seksual, adanya darah di dalam sperma, dan fungsi seksual mengalami penurunan.
Ketiga, kanker prostat. Kanker menyerang kelenjar prostat, sehingga sel-sel tumbuh abnormal dan tidak terkendali. Dalam beberapa tahun terakhir ini, kanker prostat merupakan keganasan tersering pada pria di Amerika Serikat.
Data dari 13 fakultas kedokteran negeri di Indonesia menunjukkan kanker prostat termasuk dalam 10 penyakit keganasan tersering pada pria. Di Subbagian Urologi, Bagian Bedah FKUI/RSCM, selama periode 1995-1998 ditemukan rata-rata 17 kasus per tahun dan menduduki peringkat kedua setelah kanker buli-buli (kandung kemih).
Kanker prostat dibagi menjadi dua golongan besar, yakni kanker yang masih terbatas dalam organ prostat (kanker dini) dan yang sudah menyebar keluar prostat, baik ke organ sekitar maupun metastasis (penyebaran) jauh (kanker lanjut).
Menurut Dr. Budi Sugiarto Widjaja, TCM, dokter yang berpraktik di RS Omni Medical Center dan Klinik TCM Beijing, Jakarta, penyebab kanker prostat belum diketahui. Pada stadium dini penyakit ini tidak menampakkan gejala.
Setelah kanker berkembang, tumor yang membesar akan menekan bagian tubuh di sekitarnya. Gejala lain yang mungkin muncul adalah rasa sakit pada waktu ejakulasi. Bila sudah menyebar ke organ tubuh lain, gejalanya makin bervariasi, misalnya penyebaran pada tulang dapat menimbulkan rasa nyeri pada tulang dan persendian.
Sebuah situs kesehatan menyebutkan, American Cancer Society menganjurkan pria berusia di atas 50 tahun mengikuti program deteksi dini kanker prostat dengan melakukan pemeriksaan prostate specific antigen (PSA) total dan dubur yang disebut digital rectal examination (DRE). Bila ada riwayat kanker dalam keluarga, program deteksi dini kanker prostat ini dianjurkan sejak usia 40 tahun.
Apel dan Tomat
Sebuah situs kesehatan menulis, bawang diyakini dapat memberikan perlindungan terbaik terhadap kanker prostat, sedangkan daging merah menjadi faktor risiko terbesar penyakit ini. Para peneliti juga berhasil mengidentifikasi apa yang melindungi dan meningkatkan risiko kanker prostat. Produk yang berasal dari hewan ditemukan menjadi faktor risiko, dan produk sayuran menjadi faktor penurun.
Sementara itu, sebuah riset di AS meneliti efek konsumsi saus tomat pada sekitar 50.000 pria. Hasilnya, konsumsi saus tomat dua kali per minggu diyakini dapat mengurangi risiko berkembangnya kanker prostat hingga tiga kali lipat.
Rahasianya terletak pada likopen, antioksidan yang membuat tomat berwarna merah. Para peneliti menduga likopen bergabung dengan unsur penyerang penyakit yang lebih memudahkan bagi tubuh menyerap dalam bentuk saus daripada tomat mentah.
Dr. Edward Giovannuci, seorang ahli nutrisi di Harvard Medical School yang memimpin penelitian selama 12 tahun itu mengungkapkan bahwa saus tomat merupakan sumber ideal likopen. Sebab, saus membawa konsentrasi senyawa yang tinggi akibat proses pemanasan dalam produksi.
Hasil penelitian lain, pria dianjurkan mengonsumsi apel dan buncis yang banyak mengandung kuesertin. Anjuran ini berdasarkan riset Rochester, ilmuwan di Mayo Clinic, AS, yang dimuat dalam jurnal Carcinogenesis.
Pada uji laboratorium oleh Nianzeng Xing, ahli kanker dari Departemen Urologi di Mayo Clinic, membuktikan bahwa kuesertin sanggup memblokir reseptor hormon pria. Reseptor ini bertugas mengaktifkan gen-gen yang mengatur produksi beragam hormon pada saluran prostat. Jumlah reseptor yang terlalu melimpah akan memacu sel-sel sehingga membiak tak terkendali dan mengakibatkan kanker.
Menurut Xing, masih diperlukan riset lebih mendalam untuk melacak cara kerja kuesertin. Namun, temuannya setidaknya membuka harapan baru bagi penderita kanker prostat. Xing menyarankan memperbanyak konsumsi makanan sumber kuesertin alami seperti apel, buncis, jeruk, teh, dan bawang merah.
Pilih Ramuan Cina atau Indonesia
Beberapa tanaman obat asli Indonesia, kata Dr. Budi, mampu memperbaiki bahkan menyembuhkan gangguan prostat. Contohnya, paduan sambiloto dan akar alang-alang. Ramuan tradisional Cina juga diyakini mampu mengatasi radang dan pembesaran kelenjar prostat.
Buku Prescription Beneficial to Life, yang diterbitkan pada tahun 1253 oleh Yan Yung-hou, memuat beberapa resep klasik untuk mengatasi gangguan prostat.
Berikut ramuan untuk mengatasi radang dan pembesaran prostat.
1. Bahan: 10-15 gr sambiloto, 60 gr akar alang-alang
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing- masing 150 cc.
2. Bahan: 60 gr krokot segar, 30 gr pegagan, 15 gr daun dewa
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing-masing 200 cc.
3. Bahan: 15 gr benalu teh, 5 lembar daun sambung nyawa, 5 gr temulawak
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu saring dan endapkan. Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas sesudah makan.
4. Bahan: 10 gr sang piao xiao, 8 gr ren sen, 6 gr dang gui, 6 gr yuan zhi, 6 gr fu shen, 12 gr gui ban, 6 gr shan yao, 3 buah da zao, 6 gr gan cao, 6 gr shan zhu yu
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.
5. Bahan: 20 gr rehmannia glutinosa, 10 gr ubi jalar cina, 10 gr dogwood tree, 6 gr alisma plantago, 6 gr tuckahoe, 6 gr tree peony, 3 gr kayu manis, 10 gr achyranthes bidentata, 10 gr plantain, 3 gr aconitum.
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.
Catatan: Panci untuk merebus tak boleh berbahan alumunium. Pilih salah satu ramuan dan lakukan secara teratur. Tetaplah berkonsultasi pada dokter atau herbalis berpengalaman.
Sumber: Gaya Hidup Sehat
Berat kelenjar yang mengelilingi saluran uretra ini pada laki-laki normal lebih kurang 20 gram. Fungsinya sebagai penghasil cairan semen (air mani) yang menjaga sperma agar tetap hidup.
Ketika pria mencapai usia pubertas, kelenjar prostat mulai membuat cairan mani. Seiring bertambahnya usia, pria dapat mengalami gangguan prostat seperti pembesaran, peradangan, bahkan kanker. Hal itulah yang bisa menyebabkan kematian.
Dr. Johan Wibowo, Sp.BU, dari Bagian Urologi RS Omni Medical Center, Jakarta, menjelaskan ada tiga jenis gangguan pada prostat. Pertama, pembesaran prostat jinak (PPJ). Gangguan ini merupakan kondisi pertumbuhan kelenjar prostat yang berlebihan.
PPJ dapat menekan uretra (saluran kemih bagian luar), sehingga terjadi penyempitan uretra. Hal ini memengaruhi aliran urin dan selanjutnya dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Sekitar 20 persen lelaki pada usia 50 tahun pernah mengalami pembesaran prostat, dan pada usia 80 tahun kemungkinannya mencapai 90 persen!
Secara umum terdapat dua faktor utama yang memengaruhi penyebab gangguan ini, yakni bertambahnya usia dan berfungsinya sel leydig pada testis sebagai penghasil hormon androgen utama, yaitu testosteron. Perubahan testosteron menjadi dehidrostestosteron (DHT) di dalam sel prostat menjadi faktor masuknya DHT ke dalam inti sel prostat yang dapat menyebabkan inskripsi pada RNA, sehingga terjadi pembentukan protein yang menyebabkan sel prostat bertambah banyak.
Beberapa penelitian pada hewan membuktikan hormon estrogen berperan pada permulaan proses PPJ. Hormon estrogen ini berasal dari perubahan testosteron menjadi estrogen dengan bantuan katalizator enzim aromatase yang terjadi pada jaringan lemak.
Seseorang yang mengalami pembesaran prostat menunjukkan sejumlah gejala yang berkaitan dengan pengeluaran air seni, yakni pancaran kencing lemah, kencing tak lampias, kencing terputus-putus, saat mulai kencing lama, sering kencing, kencing harus terburu-buru, ngompol atau kencing menetes, kencing di malam hari lebih dari dua kali.
Deteksi Dini
Kedua, radang prostat (prostatitis). Kelenjar prostat dapat terinfeksi oleh bakteri dan meradang serta membengkak, sehingga menimbulkan rasa sakit. Radang prostat dapat terjadi seketika serta bersifat akut atau kronis.
Lebih dari 35 persen pria berumur 50 tahun ke atas menderita radang prostat. Hal ini paling umum pada pria yang mengalami radang saluran kemih secara berulang-ulang. Sekitar 80 persen pria dengan gangguan ini disebabkan oleh bakteri Escherichia coli, dan sisanya oleh bakteri Klebsiella, Enterobakteri, Pseudomonas, Streptokokkus, dan Stafilokokkus.
Semua bakteri tersebut menyebar melalui aliran darah, bergerak dari uretra lalu menjalar mencapai kelenjar prostat. Radang prostat kronis biasanya disebabkan oleh invasi bakteri dari uretra.
Penderita radang prostat yang bersifat akut menunjukkan gejala demam, kedinginan, sakit pinggang, sakit otot, rasa bengkak di pangkal paha, dan sakit pada persendian, selalu dan sering buang air kemih, seperti terbakar sewaktu buang air kemih, dan urin keruh.
Komplikasi biasanya berupa radang saluran kemih. Pada beberapa orang, sering dijumpai rasa sakit sewaktu ejakulasi ketika berhubungan seksual, adanya darah di dalam sperma, dan fungsi seksual mengalami penurunan.
Ketiga, kanker prostat. Kanker menyerang kelenjar prostat, sehingga sel-sel tumbuh abnormal dan tidak terkendali. Dalam beberapa tahun terakhir ini, kanker prostat merupakan keganasan tersering pada pria di Amerika Serikat.
Data dari 13 fakultas kedokteran negeri di Indonesia menunjukkan kanker prostat termasuk dalam 10 penyakit keganasan tersering pada pria. Di Subbagian Urologi, Bagian Bedah FKUI/RSCM, selama periode 1995-1998 ditemukan rata-rata 17 kasus per tahun dan menduduki peringkat kedua setelah kanker buli-buli (kandung kemih).
Kanker prostat dibagi menjadi dua golongan besar, yakni kanker yang masih terbatas dalam organ prostat (kanker dini) dan yang sudah menyebar keluar prostat, baik ke organ sekitar maupun metastasis (penyebaran) jauh (kanker lanjut).
Menurut Dr. Budi Sugiarto Widjaja, TCM, dokter yang berpraktik di RS Omni Medical Center dan Klinik TCM Beijing, Jakarta, penyebab kanker prostat belum diketahui. Pada stadium dini penyakit ini tidak menampakkan gejala.
Setelah kanker berkembang, tumor yang membesar akan menekan bagian tubuh di sekitarnya. Gejala lain yang mungkin muncul adalah rasa sakit pada waktu ejakulasi. Bila sudah menyebar ke organ tubuh lain, gejalanya makin bervariasi, misalnya penyebaran pada tulang dapat menimbulkan rasa nyeri pada tulang dan persendian.
Sebuah situs kesehatan menyebutkan, American Cancer Society menganjurkan pria berusia di atas 50 tahun mengikuti program deteksi dini kanker prostat dengan melakukan pemeriksaan prostate specific antigen (PSA) total dan dubur yang disebut digital rectal examination (DRE). Bila ada riwayat kanker dalam keluarga, program deteksi dini kanker prostat ini dianjurkan sejak usia 40 tahun.
Apel dan Tomat
Sebuah situs kesehatan menulis, bawang diyakini dapat memberikan perlindungan terbaik terhadap kanker prostat, sedangkan daging merah menjadi faktor risiko terbesar penyakit ini. Para peneliti juga berhasil mengidentifikasi apa yang melindungi dan meningkatkan risiko kanker prostat. Produk yang berasal dari hewan ditemukan menjadi faktor risiko, dan produk sayuran menjadi faktor penurun.
Sementara itu, sebuah riset di AS meneliti efek konsumsi saus tomat pada sekitar 50.000 pria. Hasilnya, konsumsi saus tomat dua kali per minggu diyakini dapat mengurangi risiko berkembangnya kanker prostat hingga tiga kali lipat.
Rahasianya terletak pada likopen, antioksidan yang membuat tomat berwarna merah. Para peneliti menduga likopen bergabung dengan unsur penyerang penyakit yang lebih memudahkan bagi tubuh menyerap dalam bentuk saus daripada tomat mentah.
Dr. Edward Giovannuci, seorang ahli nutrisi di Harvard Medical School yang memimpin penelitian selama 12 tahun itu mengungkapkan bahwa saus tomat merupakan sumber ideal likopen. Sebab, saus membawa konsentrasi senyawa yang tinggi akibat proses pemanasan dalam produksi.
Hasil penelitian lain, pria dianjurkan mengonsumsi apel dan buncis yang banyak mengandung kuesertin. Anjuran ini berdasarkan riset Rochester, ilmuwan di Mayo Clinic, AS, yang dimuat dalam jurnal Carcinogenesis.
Pada uji laboratorium oleh Nianzeng Xing, ahli kanker dari Departemen Urologi di Mayo Clinic, membuktikan bahwa kuesertin sanggup memblokir reseptor hormon pria. Reseptor ini bertugas mengaktifkan gen-gen yang mengatur produksi beragam hormon pada saluran prostat. Jumlah reseptor yang terlalu melimpah akan memacu sel-sel sehingga membiak tak terkendali dan mengakibatkan kanker.
Menurut Xing, masih diperlukan riset lebih mendalam untuk melacak cara kerja kuesertin. Namun, temuannya setidaknya membuka harapan baru bagi penderita kanker prostat. Xing menyarankan memperbanyak konsumsi makanan sumber kuesertin alami seperti apel, buncis, jeruk, teh, dan bawang merah.
Pilih Ramuan Cina atau Indonesia
Beberapa tanaman obat asli Indonesia, kata Dr. Budi, mampu memperbaiki bahkan menyembuhkan gangguan prostat. Contohnya, paduan sambiloto dan akar alang-alang. Ramuan tradisional Cina juga diyakini mampu mengatasi radang dan pembesaran kelenjar prostat.
Buku Prescription Beneficial to Life, yang diterbitkan pada tahun 1253 oleh Yan Yung-hou, memuat beberapa resep klasik untuk mengatasi gangguan prostat.
Berikut ramuan untuk mengatasi radang dan pembesaran prostat.
1. Bahan: 10-15 gr sambiloto, 60 gr akar alang-alang
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing- masing 150 cc.
2. Bahan: 60 gr krokot segar, 30 gr pegagan, 15 gr daun dewa
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing-masing 200 cc.
3. Bahan: 15 gr benalu teh, 5 lembar daun sambung nyawa, 5 gr temulawak
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu saring dan endapkan. Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas sesudah makan.
4. Bahan: 10 gr sang piao xiao, 8 gr ren sen, 6 gr dang gui, 6 gr yuan zhi, 6 gr fu shen, 12 gr gui ban, 6 gr shan yao, 3 buah da zao, 6 gr gan cao, 6 gr shan zhu yu
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.
5. Bahan: 20 gr rehmannia glutinosa, 10 gr ubi jalar cina, 10 gr dogwood tree, 6 gr alisma plantago, 6 gr tuckahoe, 6 gr tree peony, 3 gr kayu manis, 10 gr achyranthes bidentata, 10 gr plantain, 3 gr aconitum.
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.
Catatan: Panci untuk merebus tak boleh berbahan alumunium. Pilih salah satu ramuan dan lakukan secara teratur. Tetaplah berkonsultasi pada dokter atau herbalis berpengalaman.
Sumber: Gaya Hidup Sehat
Perawatan Untuk Kulit Sensitif
Jika anda merasa memiliki kulit sensitif maka lakukan langkah-langkah berikut untuk perawatan kulit.
Sebaiknya anda cari produk kulit dengan label for sensitive skin. Atau produk yang mengandung bahan tumbuhan anti inflammatory yang menenangkan seperti chamomile atau aloe agar kulit anda tetap terjaga.
Bersihkan make up dengan pembersih lembut yang tidak mengandung sabun (soap free) atau pembersih make up (make up remover) yang lembut. Saat membersihkan wajah, gunakan air, tisu atau make up remover wipe (tisu pembersih khusus make up siap beli yang sudah dibasahkan). Hindari waslap karena terlalu keras dan jangan gunakan air dingin atau air hangat karena suhu ekstrim dapat mengiritasi kulit anda secara cepat.
Hindari scrub dengan bulir-bulir. Jika kulit anda sangat sensitif maka kemungkinan anda harus tinggalkan eksfoliasi sama sekali. Jika kulit anda berminyak sebaiknya coba gunakan pembersih yang mengandung ingredient salicylic acid untuk membuka sumbatan pori. Karena ingredien ini lebih lembut untuk kulit sensitif daripada scrub.
Gunakanlah penyegar yang tidak mengandung alkohol. Karena produk yang mengandung alkohol akan memicu reaksi pada kulit sensitif. Sebaiknya anda pilihlah penyegar yang mengandung lavender atau witch hazel.
Bereksperimen secara hati-hati. Jangan anda mencoba produk-produk baru secara sekaligus. Jika anda tidak yakin bagaimana reaksi kulit anda terhadap suatu produk sebaiknya lakukan tes kulit terlebih dahulu. Cobalah produk pada sebagian kecil dan tunggu 24 jam untuk melihat apakah kulit anda bereaksi.
Pilihlah sunblock dan pelembab yang mengandung anti sinar matahari. Agar wajah anda terlindung dari sinar ultraviolet matahari, sebaiknya anda gunakan sunblock yang mengandung zinc atau titanium dioxide. Karena tidak diabsorp ke dalam kulit sebab keduanya cenderung mengurangi iritasi pada kulit wajah anda.
Jika produk kosmetik mengiritasi kulit anda seperti tersengat dan wajah yang memerah biasanya merupakan tanda pertama dan sebaiknya anda segera hentikan pemakaian produk tersebut. Jika anda menderita simptom ini dan menjadi bengkak dalam waktu 24 hingga 36 jam sesudah menggunakannya maka kemungkinan anda alergi terhadap ingredient di dalam produk tersebut. Jadi sebaiknya anda berhati-hati terhadap produk kosmetik yang beredar di pasaran. Janganlah anda memilih kosmetik tersebut didasarkan dari harganya yang murah saja tetapi anda harus melihat ingredientnya juga
Sumber : perempuan.com
Sebaiknya anda cari produk kulit dengan label for sensitive skin. Atau produk yang mengandung bahan tumbuhan anti inflammatory yang menenangkan seperti chamomile atau aloe agar kulit anda tetap terjaga.
Bersihkan make up dengan pembersih lembut yang tidak mengandung sabun (soap free) atau pembersih make up (make up remover) yang lembut. Saat membersihkan wajah, gunakan air, tisu atau make up remover wipe (tisu pembersih khusus make up siap beli yang sudah dibasahkan). Hindari waslap karena terlalu keras dan jangan gunakan air dingin atau air hangat karena suhu ekstrim dapat mengiritasi kulit anda secara cepat.
Hindari scrub dengan bulir-bulir. Jika kulit anda sangat sensitif maka kemungkinan anda harus tinggalkan eksfoliasi sama sekali. Jika kulit anda berminyak sebaiknya coba gunakan pembersih yang mengandung ingredient salicylic acid untuk membuka sumbatan pori. Karena ingredien ini lebih lembut untuk kulit sensitif daripada scrub.
Gunakanlah penyegar yang tidak mengandung alkohol. Karena produk yang mengandung alkohol akan memicu reaksi pada kulit sensitif. Sebaiknya anda pilihlah penyegar yang mengandung lavender atau witch hazel.
Bereksperimen secara hati-hati. Jangan anda mencoba produk-produk baru secara sekaligus. Jika anda tidak yakin bagaimana reaksi kulit anda terhadap suatu produk sebaiknya lakukan tes kulit terlebih dahulu. Cobalah produk pada sebagian kecil dan tunggu 24 jam untuk melihat apakah kulit anda bereaksi.
Pilihlah sunblock dan pelembab yang mengandung anti sinar matahari. Agar wajah anda terlindung dari sinar ultraviolet matahari, sebaiknya anda gunakan sunblock yang mengandung zinc atau titanium dioxide. Karena tidak diabsorp ke dalam kulit sebab keduanya cenderung mengurangi iritasi pada kulit wajah anda.
Jika produk kosmetik mengiritasi kulit anda seperti tersengat dan wajah yang memerah biasanya merupakan tanda pertama dan sebaiknya anda segera hentikan pemakaian produk tersebut. Jika anda menderita simptom ini dan menjadi bengkak dalam waktu 24 hingga 36 jam sesudah menggunakannya maka kemungkinan anda alergi terhadap ingredient di dalam produk tersebut. Jadi sebaiknya anda berhati-hati terhadap produk kosmetik yang beredar di pasaran. Janganlah anda memilih kosmetik tersebut didasarkan dari harganya yang murah saja tetapi anda harus melihat ingredientnya juga
Sumber : perempuan.com
Perawatan Untuk Kulit Berminyak
Kulit berminyak seringkali jadi masalah dari jutaan orang dan meski ada sejumlah perawatan yang dapat dilakukan, kondisi semacam ini mungkin akan terus berulang selama bertahun-tahun. Kulit berminyak ditandai dengan penampilan yang mengkilat dan kusam. Jika keadaan semacam ini berlangsung selama bertahun-tahun pori-pori di kulit wajah Anda dapat tertutup oleh minyak yang berlebihan dan bisa menimbulkan masalah jerawat. Pilihan perawatan yang bisa digunakan adalah mengurangi keluarnya minyak secara berlebihan dengan bahan kimia atau sabun yang keras. Akan tetapi, jika ini berlangsung secara berlebihan dan terlalu banyak akan dapat mengurangi minyak pada titik tertentu justru akan membuat kulit jadi kering Sedang merawat kulit berminyak dengan cara yang benar merupakan proses yang sulit, dimana membutuhkan keseimbangan antara mengurangi keluarnya minyak tanpa harus menyebabkan masalah baru, dengan membuat kulit jadi kering. Sebenarnya, pemahaman akan penyebab kulit berminyak itu adalah hal supaya dapat menemukan solusi yang benar untuk mengatasinya.
Penyebab Utama Kulit Berminyak
Kabar buruknya, gen merupakan penyebab masalah kulit berminyak - setidaknya pada kebanyakan kasus. Faktor utama lain yang menyebabkan kulit berminyak adalah pola makan kita. Terlalu banyak proses gula, cairan dan masuknya garam bisa jadi kontribusi dalam masalah kulit berminyak. Meski faktor keturunan diduga sebagai penyebab kulit berminyak, dokter kulit akan tetap merekomendasikan pilihan diet dengan maksud mengatasi masalahnya.
Hormon kita merupakan masalah lain yang jadi faktor besar untuk sementara waktu (dalam beberapa kasus dalam waktu lama)dengan masalah kulit berminyak. kasus ini terutama terjadi dalam masa puber ketika tingkat hormon amat tidak seimbang. Faktor biasa dalam masa remaja dimana terlalu banyak produksi sebum (minyak di bawah kulit) sebagai hasil tingkat hormon yang tak menentu.
Hormon juga cenderung tidak seimbang selama masa hamil dimana kulit berminyak seringkali jadi sebuah masalah bagi para wanita sebelum melahirkan. Pil KB juga dapat jadi masalah yang memperburuk keadaan ini. Faktor lain yang diketahui sebagai penyabab masalah kulit berminyak adalah kosmetik dan kelembaban atau udara yang amat panas.
Perawatan Kulit Berminyak
- Sementara diet merupakan faktor paling besar dalam masalah kulit berminyak, kebanyakan orang akan memilih untuk melawan kondisi semacam ini secara langsung. Dan biasanya dengan berupaya menghilangkan minyak sama sekali, dengan menggunakan sabun keras yang konsentrasi larutan alkalinya tinggi. Sayangnya, cara ini seringkali justru menyebabkan masalah yang kurang sehat lalu malah menyebabkan kulit lebih berminyak.
- Minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous bermanfaat untuk membantu melicinkan kulit kita dan membantu memelihara kelembaban kulit. Jika seseorang mencuci wajah secara berlebihan dan menghilangkan sebum, kulit akan berubah jadi kering, bersisik, dan malahan menyebabkan gatal. Plus, penghilangan minyak tersebut akan merangsang kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak dan dapat menyebabkan kondisi yang disebut Reactive Seborrhea. Hal ini akan membuat kelenjar Anda bekerja secara berlebihan dan bisa menyebabkan gagal fungsi dimasa mendatang. Berbagai sabun muka yang menyebabkan masalah, bukannya mengatasi, sebaiknya dihindari saja.
- Jika Anda ingin menemukan sabun muka yang tak mengandung bahan kimia, lebih baik hindari sabun yang mengandung alkohol, alangkah baiknya memilih yang berbahan dasar alamiah, seperti minyak zaitun, almond atau alpukat. Kesemuanya memiliki fungsi resapan yang dalam dimana akan membantu pergantian kulit dan menjaga kelembaban.
Basuh wajah dengan air hangat, bukan air panas. Memang penting menghentikan keluarnya minyak berlebihan, tapi bukannya menghilangkan minyak sama sekali. Air panas mempermudah sabun menghilangkan minyak dan kotoran dari wajah dan juga mempercepat keseluruhan proses, namun itu juga menyebabkan kulit jadi kering dan bersisik. Juga penting diperhatikan agar tak menggosok wajah secara berlebihan, hal itu juga menyebabkan minyak hilang secara berlebihan. Gerakan lembut dan perlahan saat membersihkan wajah cukup untuk mengurangi masalah kulit berminyak Anda tanpa harus menyebabkan kulit jadi kering.
- Jangan terlalu sering mencuci wajah. Ini mungkin cara paling mudah untuk menghilangkan minyak, namun hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya Reactive Seborrhea. Sehari sekali saja mencuci wajah dengan sabun berbusa lembut sudah cukup untuk menghilangkan minyak berlebihan, sementara tetap kelembaban yang melindungi kulit tetap terjaga.
- Menggunakan pelembab memang penting, tapi tipe yang Anda gunakan tak kalah pentingnya. Demi menghindari membelanjakan uang sia-sia lantaran memilih pelebab yang salah, perhatikan bahan yang terkandung dalam pelembab itu apakah sesuai dengan kulit Anda. Pelembab yang berbahan kimia atau sintetis justru dapat menyebabkan masalah termasuk reaksi alergi, dehidrasi, dan bahkan jerawat. Plus, jika keseimbangannya tak sesuai malahan akan menyebabkan keluarnya minyak berlebihan yang hendak Anda hindari. Setelah menggosok wajah dengan sabun yang lembut, sebaiknya gunakan pelembab berbahan alami seperti minyal almond, zaitun atau alpukat, dimana kesemuanya dapat melindungi, melembabkan dan membantu kulit tampak indah tanpa memberi efek samping seperti yang disebabkan bahan kimia dan sintetis.
Demikian tips yang kami berikan untuk mengatasi kulit berminyak. Namun, bagaimanapun juga selain perawatan, diet makanan juga berguna untuk mengatasi masalah kulit berminyak, jaga pola makan Anda dan jangan lupa olah raga.
Penyebab Utama Kulit Berminyak
Kabar buruknya, gen merupakan penyebab masalah kulit berminyak - setidaknya pada kebanyakan kasus. Faktor utama lain yang menyebabkan kulit berminyak adalah pola makan kita. Terlalu banyak proses gula, cairan dan masuknya garam bisa jadi kontribusi dalam masalah kulit berminyak. Meski faktor keturunan diduga sebagai penyebab kulit berminyak, dokter kulit akan tetap merekomendasikan pilihan diet dengan maksud mengatasi masalahnya.
Hormon kita merupakan masalah lain yang jadi faktor besar untuk sementara waktu (dalam beberapa kasus dalam waktu lama)dengan masalah kulit berminyak. kasus ini terutama terjadi dalam masa puber ketika tingkat hormon amat tidak seimbang. Faktor biasa dalam masa remaja dimana terlalu banyak produksi sebum (minyak di bawah kulit) sebagai hasil tingkat hormon yang tak menentu.
Hormon juga cenderung tidak seimbang selama masa hamil dimana kulit berminyak seringkali jadi sebuah masalah bagi para wanita sebelum melahirkan. Pil KB juga dapat jadi masalah yang memperburuk keadaan ini. Faktor lain yang diketahui sebagai penyabab masalah kulit berminyak adalah kosmetik dan kelembaban atau udara yang amat panas.
Perawatan Kulit Berminyak
- Sementara diet merupakan faktor paling besar dalam masalah kulit berminyak, kebanyakan orang akan memilih untuk melawan kondisi semacam ini secara langsung. Dan biasanya dengan berupaya menghilangkan minyak sama sekali, dengan menggunakan sabun keras yang konsentrasi larutan alkalinya tinggi. Sayangnya, cara ini seringkali justru menyebabkan masalah yang kurang sehat lalu malah menyebabkan kulit lebih berminyak.
- Minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous bermanfaat untuk membantu melicinkan kulit kita dan membantu memelihara kelembaban kulit. Jika seseorang mencuci wajah secara berlebihan dan menghilangkan sebum, kulit akan berubah jadi kering, bersisik, dan malahan menyebabkan gatal. Plus, penghilangan minyak tersebut akan merangsang kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak dan dapat menyebabkan kondisi yang disebut Reactive Seborrhea. Hal ini akan membuat kelenjar Anda bekerja secara berlebihan dan bisa menyebabkan gagal fungsi dimasa mendatang. Berbagai sabun muka yang menyebabkan masalah, bukannya mengatasi, sebaiknya dihindari saja.
- Jika Anda ingin menemukan sabun muka yang tak mengandung bahan kimia, lebih baik hindari sabun yang mengandung alkohol, alangkah baiknya memilih yang berbahan dasar alamiah, seperti minyak zaitun, almond atau alpukat. Kesemuanya memiliki fungsi resapan yang dalam dimana akan membantu pergantian kulit dan menjaga kelembaban.
Basuh wajah dengan air hangat, bukan air panas. Memang penting menghentikan keluarnya minyak berlebihan, tapi bukannya menghilangkan minyak sama sekali. Air panas mempermudah sabun menghilangkan minyak dan kotoran dari wajah dan juga mempercepat keseluruhan proses, namun itu juga menyebabkan kulit jadi kering dan bersisik. Juga penting diperhatikan agar tak menggosok wajah secara berlebihan, hal itu juga menyebabkan minyak hilang secara berlebihan. Gerakan lembut dan perlahan saat membersihkan wajah cukup untuk mengurangi masalah kulit berminyak Anda tanpa harus menyebabkan kulit jadi kering.
- Jangan terlalu sering mencuci wajah. Ini mungkin cara paling mudah untuk menghilangkan minyak, namun hal ini juga dapat menyebabkan terjadinya Reactive Seborrhea. Sehari sekali saja mencuci wajah dengan sabun berbusa lembut sudah cukup untuk menghilangkan minyak berlebihan, sementara tetap kelembaban yang melindungi kulit tetap terjaga.
- Menggunakan pelembab memang penting, tapi tipe yang Anda gunakan tak kalah pentingnya. Demi menghindari membelanjakan uang sia-sia lantaran memilih pelebab yang salah, perhatikan bahan yang terkandung dalam pelembab itu apakah sesuai dengan kulit Anda. Pelembab yang berbahan kimia atau sintetis justru dapat menyebabkan masalah termasuk reaksi alergi, dehidrasi, dan bahkan jerawat. Plus, jika keseimbangannya tak sesuai malahan akan menyebabkan keluarnya minyak berlebihan yang hendak Anda hindari. Setelah menggosok wajah dengan sabun yang lembut, sebaiknya gunakan pelembab berbahan alami seperti minyal almond, zaitun atau alpukat, dimana kesemuanya dapat melindungi, melembabkan dan membantu kulit tampak indah tanpa memberi efek samping seperti yang disebabkan bahan kimia dan sintetis.
Demikian tips yang kami berikan untuk mengatasi kulit berminyak. Namun, bagaimanapun juga selain perawatan, diet makanan juga berguna untuk mengatasi masalah kulit berminyak, jaga pola makan Anda dan jangan lupa olah raga.
Penyebab dan Tipe Diabetes Mellitus
Diabetes terjadi jika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup untuk mempertahankan kadar gula darah yang normal atau jika sel tidak memberikan respons yang tepat terhadap insulin. Ada 2 tipe Diabetes Mellitus, yaitu:
1. Diabetes Mellitus tipe 1 (diabetes yang tergantung kepada insulin)
2. Diabettes Mellitus tipe 2 (diabetes yang tidak tergantung kepada insulin, NIDDM)
Penyebab diabetres lainnya
• Kadar kortikosteroid yang tinggi
• Kehamilan diabetes gestasional), akan hilang setelah melahirkan.
• Obat-obatan yang dapat merusak pankreas.
• Racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.
Sulit Terbaca
Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan dikeluarkan melalui air kemih.
Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri). Akibatnya, maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).
Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, sehingga penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).
Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan tubuh selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang gula darahnya kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.
Pada penderita diabetes tipe 1, terjadi suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Meskipun kadar gula di dalam darah tinggi tetapi sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, sehingga sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain.
Sumber untuk energi dapat berasal dari lemak tubuh. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis).
Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah.
Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.
Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe 1 bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakaan atau penyakit yang serius.
Penderita diabetes tipe 2 bisa tidak menunjukkan gejala-gejala selama beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis.
Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglike mik-hiperosmolar non-ketotik.
1. Diabetes Mellitus tipe 1 (diabetes yang tergantung kepada insulin)
2. Diabettes Mellitus tipe 2 (diabetes yang tidak tergantung kepada insulin, NIDDM)
Penyebab diabetres lainnya
• Kadar kortikosteroid yang tinggi
• Kehamilan diabetes gestasional), akan hilang setelah melahirkan.
• Obat-obatan yang dapat merusak pankreas.
• Racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.
Sulit Terbaca
Gejala awalnya berhubungan dengan efek langsung dari kadar gula darah yang tinggi. Jika kadar gula darah sampai diatas 160-180 mg/dL, maka glukosa akan dikeluarkan melalui air kemih.
Jika kadarnya lebih tinggi lagi, ginjal akan membuang air tambahan untuk mengencerkan sejumlah besar glukosa yang hilang. Karena ginjal menghasilkan air kemih dalam jumlah yang berlebihan, maka penderita sering berkemih dalam jumlah yang banyak (poliuri). Akibatnya, maka penderita merasakan haus yang berlebihan sehingga banyak minum (polidipsi).
Sejumlah besar kalori hilang ke dalam air kemih, sehingga penderita mengalami penurunan berat badan. Untuk mengkompensasikan hal ini penderita seringkali merasakan lapar yang luar biasa sehingga banyak makan (polifagi).
Gejala lainnya adalah pandangan kabur, pusing, mual dan berkurangnya ketahanan tubuh selama melakukan olah raga. Penderita diabetes yang gula darahnya kurang terkontrol lebih peka terhadap infeksi.
Pada penderita diabetes tipe 1, terjadi suatu keadaan yang disebut dengan ketoasidosis diabetikum. Meskipun kadar gula di dalam darah tinggi tetapi sebagian besar sel tidak dapat menggunakan gula tanpa insulin, sehingga sel-sel ini mengambil energi dari sumber yang lain.
Sumber untuk energi dapat berasal dari lemak tubuh. Sel lemak dipecah dan menghasilkan keton, yang merupakan senyawa kimia beracun yang bisa menyebabkan darah menjadi asam (ketoasidosis).
Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan berkemih yang berlebihan, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah.
Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Tanpa pengobatan, ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.
Bahkan setelah mulai menjalani terapi insulin, penderita diabetes tipe 1 bisa mengalami ketoasidosis jika mereka melewatkan satu kali penyuntikan insulin atau mengalami stres akibat infeksi, kecelakaan atau penyakit yang serius.
Penderita diabetes tipe 2 bisa tidak menunjukkan gejala-gejala selama beberapa tahun. Jika kekurangan insulin semakin parah, maka timbullah gejala yang berupa sering berkemih dan sering merasa haus. Jarang terjadi ketoasidosis.
Jika kadar gula darah sangat tinggi (sampai lebih dari 1.000 mg/dL, biasanya terjadi akibat infeksi atau obat-obatan), maka penderita akan mengalami dehidrasi berat, yang bisa menyebabkan kebingungan mental, pusing, kejang dan suatu keadaan yang disebut koma hiperglike mik-hiperosmolar non-ketotik.
Subscribe to:
Posts (Atom)