The Herbal and natural medicine. I also love auto designs, all about health i like
Friday, June 27, 2008
Awas Gigi Bisa Jadi Sumber Penyakit Jantung
Di samping faktor risiko klasik (merokok, obesitas, kadar kolesterol, tekanan darah tinggi, kurang aktivitas, diabetes mellitus, stres), hasil penelitian akhir-akhir ini menyebutkan bahwa reaksi peradangan (inflamasi) dari penyakit infeksi kronis mungkin juga menjadi faktor risiko. Meskipun begitu, hanya penyakit gigi kronis yang terbukti terkait dengan penyakit jantung.
Mekanisme Penyebaran
Penyebaran penyakit dari gigi ke organ tubuh lain dapat dijelaskan lewat teori fokal infeksi. Fokal infeksi adalah infeksi kronis di suatu tempat dan memicu penyakit di tempat lain. Racun, sisa-sisa kotoran, maupun mikroba penginfeksi bisa Menyebar ke tempat lain di tubuh seperti ginjal, jantung, mata, kulit. Dampak sakit gigi pada jantung dapat berupa penyakit jantung koroner, peradangan otot, serta katup jantung (endokarditis).
Bakteri yang terikut aliran darah bisa memproduksi enzim yang mempercepat terbentuknya bekuan darah sehingga mengeraskan dinding pembuluh darah jantung (aterosklerosis). Bakteri dapat juga melekat pada lapisan (plak) lemak di pembuluh darah jantung dan mempertebal plak. Ini menghambat aliran darah serta penyaluran sumber makanan dan oksigen ke jantung, sehingga jantung tak berfungsi semestinya.
Angina berkepanjangan akan menjurus ke serangan jantung (miokard infark). Namun sering penyakit jantung koroner berlangsung tanpa gejala, ia tidak menimbulkan masalah sampai keadaannya parah.
Endokarditis
Bakteri yang ditemukan pada plak gigi merupakan salah satu faktor penyebab endokarditis. Bakteri di lubang gigi maupun gusi yang rusak dapat masuk ke dalam sirkulasi darah lewat gusi yang berdarah. Bakteri ini dengan mudah menyerang katup jantung maupun otot jantung yang telah melemah. Gejalanya berupa demam, bising jantung, perdarahan di bawah kulit, bahkan embolisasi (penyumbatan) pembuluh darah kecil di organ-organ tubuh lainnya. kcm
Tips Menjaga Kesehatan Gigi :
• Sikat gigi minimal dua kali sehari (pagi dan malam sebelum tidur), usahakan menjangkau ke seluruh permukaan gigi
• Gunakan sikat gigi yang lembut supaya tidak melukai gusi. Gusi disikat agar sisa makanan lunak yang ada di leher gigi hilang. Hal ini juga dapat mencegah terjadinya karang gigi
• Perhatikan cara/gerakan sikat gigi. Vertikal dari arah gusi ke gigi. Untuk rahang atas dari atas ke bawah dan rahang bawah dari bawah ke atas. Bagian luar, dalam dan permukaan gigi disikat.
• Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan kalsium untuk menguatkan gigi
• Hindari makanan yang terlalu panas/dingin
• Hindari makanan yang manis dan lengket di gigi
• Perbanyak konsumsi makanan berserat (buah dan sayur)
• Kontrol ke dokter setiap enam bulan sekali
5 Gaya Hidup Untuk Menjauhi Jantung Koroner
Oleh karena itu perlu disadari benar pentingnya mencegah penyakit tersebut.
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan jantung koroner, adalah :
1. Hindari makanan berlemak
Makanan yang memiliki tingkat lemak yang tinggi / berlebihan (seperti junk food, sea food, susu berlemak tinggi, goreng-gorengan, dan sebagainya) dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Kondisi tersebut memudahkan terjadinya sumbatan dan serangan jantung.2. Hindari obesitas (kelebihan berat badan)
Berat badan berlebih sering menjadi penyebab dari hipertensi dan tingginya kolesterol dalam darah. Seseorang yang memiliki berat badan berlebih lebih rentan terkena resiko jika dibandingkan dengan yang memiliki berat badan ideal.
Selain itu, penderita beresiko terkena masalah kesehatan lainnya seperti kencing manis, stroke, dan kerapuhan tulang.
3. Hindari rokok
Dengan merokok, racun yang ada di dalamnya juga ikut masuk ke dalam tubuh. Selain itu, merokok dapat menurunkan kadar HDL (High Density Lipoprotein), yaitu kolesterol yang baik. Dengan demikian, resiko serangan jantung pun bertambah.
4. Kontrol tekanan darah
Jika seseorang memiliki tekanan sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan diastolik di atas 90 mmHg, maka ia dapat dinyatakan menderita tekanan darah tinggi. Dan ia akan beresiko terkena serangan jantung, karena pembuluh darah arteri menjadi rusak bila darah dipompa dengan tekanan tinggi dalam jangka waktu bertahun-tahun. Di jantung, pembuluh darah arteri yang rusak akan menyempit dan mempermudah terjadinya pembekuan, sehingga peredaran darah tersumbat dan timbul serangan jantung. Menurunkan tekanan darah dapat dilakukan dengan mengurangi berat badan, mengurangi konsumsi garam, berhenti minum alkohol, dan jauhkan diri dari makanan yang berkolesterol tinggi.
5. Berolahraga secara teratur
Berolahraga secara teratur dapat membantu melindungi tubuh dari serangan jantung. Frekuensi dan lama latihan secara teratur memberi dampak positif bagi tubuh. Hindari berolahraga dengan cara yang berlebihan, karena justru dapat menambah beban jantung. dan akibatnya bukan manfaat yang didapat tetapi petaka yang datang karena tidak mengindahkan cara yang benar untuk berolah raga.
Wednesday, June 25, 2008
Khasiat Teh Hitam Turunkan Resiko Penyakit Jantung
"Kolesterol yang sedianya akan menumpuk di pembuluh darah tidak jadi melekat di pembuluh darah jantung, karena proses oksidasinya dibuyarkan oleh zat anti-oksidan di dalam teh hitam," kata Prof Dr Ir Ali Khomsan, Guru Besar Pangan dan Gizi IPB di Jakarta, Selasa, 18/3-2008.
Menurut Ali, antioksidan dalam teh hitam menghambat proses oksidasi kolesterol jahat (LDL). Bila LDL teroksidasi, maka penyumbatan pembuluh darah akan mudah terjadi dan risiko terserang penyakit jantung pun meningkat.
"Dalam proses pembuatan teh hitam, antioksidan catechin berubah menjadi theaflavin," ujarnya.
Mengutip hasil penelitian Prosenjit dan Sukta tahun 2003, "Theaflavin mempunyai laju penangkapan radikal bebas yang lebih tinggi daripada EGCG (epigallocatechin-3-gallate), atau lebih 36,7 persen."
Selain itu theaflavin juga meningkatkan antioksidan alami yang diproduksi oleh tubuh, yakni glutation peroksidase dan katalase.
Prosenjit dan Sukta bahkan berkesimpulan theaflavin dalam teh hitam mempunyai aktivitas antioksidan yang lebih kuat daripada vitamin E dan vitamin C.
Sebagai negara yang ekonominya sedang berkembang, pola makan masyarakat Indonesia yang lebih sering menyantap makanan memicu angka kanker dan penyakit jantung.
Tren kematian akibat penyakit jantung koroner (PJK) di Indonesia terus menunjukkan kenaikan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.
Pada tahun 1975, tercatat sekitar 5,9 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh PJK.
Sementara pada tahun 1995 telah melonjak jadi 19 persen, dan diperkirakan di tahun 1999 sekitar 25 persen kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung koroner. (ant/ly)
Sehatkan Jantung Dengan Bawang Putih
Sebuah riset di Los Angeles Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengungkap bukti baru yang mendukung manfaat bawang putih bagi kesehatan pembuluh darah. Ektrak bawang putih dalam bentuk pil diyakini memiliki potensi besar mencegah terjadinya ateroskeloris atau penebalan jaringan dinding pembuluh darah.
Professor Matthew Budoff MD dan Naser Ahmadi MD dari Los Angeles Biomedical Research Institute di Harbor-UCLA Medical Center, yang menyimpulkan melalui hasil riset pendahuluan bahwa ekstrak bawang yang dikombinasi dengan vitamin B-12, asam folat, vitamin B-6 dan L-arginine mampu menghambat terjadinya aterosklerosis.
Pada risetnya, Budoff melibatkan 65 partisipan berusia rata-rata 60 tahun dan memiliki risiko cukup besar mengidap penyakit jantung. Partisipan dibagi dua kelompok yakni yang mengonsumi pil berisi ekstrak bawang putih plus vitamin, sedangkan sekelompok lainnya diberi kapsul berisi plasebo.
Partisipan dipantau selama setahun dan pada akhir riset tercatat 58 partisipan masih bertahan. Secara rutin setiap bulan, partisipan harus diperiksa kadar kolesterol dan unsur darah lainnya. Mereka juga harus melakukan scan jantung pada awal dan akhir penelitian.
Dari riset terungkap, perkembangan aterosklerosis tampak tidak pesat pada mereka yang mengonsumsi pil bawang putih dibandingkan yang meminum plasebo. Menurut peneliti, temuan itu tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, derajat keparahan aterosklerosis pada awal studi, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol dan pengobatan diabetes.
Budoff dan timnya tidak menjelaskan kandungan apa yang sebenarnya memberikan pengaruh terbesar bagi perlambatan aterosklerosis. Namun begitu, ektrak bawang putih diyakini memberikan manfaat utama menurunkan kadar homosistein, asam amino yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Budoff mengharap penelitian ini akan berlanjut untuk mengungkap potensi bawang putih plus vitamin dalam memperlambat kalsifikasi pembuluh darafh jantung. Hasil penelitian Budoff ini dipresentasikan pada American Heart Association's 2008 Quality of Care and Outcomes Research in Cardiovascular Disease and Stroke Conference.
The study was funded by Wakunaga of America, which makes the garlic pill used in the study. Budoff had full control over the study.(Sumber : WebMD)
Wednesday, June 18, 2008
Resep jamur untuk sakit jantung
*75gr Jamur kuping hitam putih (AWAS!!!! yang hitam putih ya….soalnya ada 2 macam jamur kaya gini,biasanya warnanya item aja,yang biasa buat chinese food)
*8biji ang co (ini biasanya beli di tempat2 jual barang2 cungkwok2 gt bentuknya kaya manisan ceri,warnanya merah)
*8iris jahe (ini iris sesuai selera….terserah tebal tipisnya..pengaruhnya ke aroma minuman)
*8gelas air (besar gelas yang di pakai terserah juga)
1. Jamur,ang co dan jahe dicuci,terus direndam pake air yang 8gelas itu,direndam selama 30menit.
2. Setelah itu,air untuk merendam itu langsung digunakan untuk merebus.Rebus semua bahan i.
3. Rebus sampai air bersisa 2gelas.
Gelas yang dipakai untuk takaran sebelum rebus sama dengan gelas yang di pakai untuk takaran hasil rebusan.
Baunya memang rada ga enak guys,tapi manfaatnya mujarab…oya,disarankan minum pas lagi anget2.soalnya kalo dah dingin…baunya lebih menyengat.
Oya,diberitahukan juga,kalo abis minum nih obat..kita bakal berak2 bahkan mencret (maap)
tapi itu mungkin lagi kluarin racun dalam tubuh.Nah kata mami gw,kalo kita dah kena sakit jantung…maka mpup pertamanya itu berupa air yang ada buih2nya…itu gpp.Jadi jangan kaget.
Oya….peraturan lainnya..
##JIKA SUDAH KENA PENYAKIT JANTUNG MAKA HARUS MINUM 26KALI BERTURUT2.TIDAK BOLEH KURANG.DOSIS MINUMNYA 2HARI SEKALI##
Oya,yang ga punya penyakit jantung juga boleh kok minum ini.Karena manfaatnya bagus banget.
buat kalian yang pengen tau lebih lagi,tanya2 aja….Ntar tak jelasin… terima kasih blog.the-conference.org
air putih sehatkan jantung anda
Riset tersebut mengemukakan orang yang minum minimal lima gelas air perhari lebih jarang meninggal dunia akibat serangan jantung dibandingkan yang minum air kurang dari dua gelas setiap harinya.
Sebaliknya orang yang mengkonsumsi minuman selain air putih beresiko meninggal akibat serangan jantung dibandingkan yang minum lebih sedikit.
Analisi ini didasarkan pada studi yang melibatkan 8.280 pria dan 12.017 wanita dengan kisaran usia 38 tahun. Studi selama enam tahun yang dipimpin oleh Jacqueline Chan, DrPH bersama rekannya Synnove Knutsen, MD, PhD, ini mencatat kejadian dan perkembangan penyakit jantung koroner. Dari jumlah tersebut 246 responden meninggal akibat sakit jantung.
Hasil studi yang diterbitkan di American Journal of Epidemiology ini menyebutkan risiko serangan jantung pada responden yang minum lebih dari 5 gelas perhari berkurang sampai 41 persen. Sementara pada pria risiko kondisi yang mengkonsumsi minuman lain termasuk teh, kopi, jus, susu dan alkohol tetap beresiko tinggi terkena serangan jantung.
Menurut Chan air yang diminum akan diserap masuk ke dalam aliran darah, hal ini bisa menurunkan ketebalan pembuluh darah, jadi resiko terkena serangan jantung yang dipicu bekuan darah pun akan berkurang.
Sebaliknya minuman lain akan mempertebal pembuluh darah, pasalnya setelah dicerna bahan ini akan mengandung konsentrasi yang sama dengan darah.
Berbeda halnya dengan aspirin dan alkohol yang bisa menurunkan risiko serangan jantung tapi disertai problem kesehatan lain, sementara air tergolong murah, mudah diperoleh dan tak membahayakan.(http://astaqauliyah.com/)
Cegah sakit jantung dengan jus buah
Dr. Kelly Decorde dari Universitas Montpellier Prancis dan timnya melaporkan penelitian yang untuk peratmakalinya membuktikan bahwa mengolah buah menjadi jus atau sari buah berdampak penting bagi kesehatan. Selama ini, kata Decorde, masyarakat mengonsumsi buah dalam bentuk olahan seperti jus, namun informasi mengenai komposisi nutrisinya hanya terbatas pada bentuk utuhnya.
Untuk menganalisis sejauh mana proses "juicing" ini mempengaruhi kandungan antioksidan kuat pada buah yang disebut fenol, Decorde dan timnya melakukan uji coba menggunakan hamster.
Binatang-binatang ini dibagi dalam kelompok dan di antaranya ada yang dibiarkan diet dengan kadar lemak dan kolesterol tinggi untuk memicu timbulnya aterosklerosis atau pembentukan plak-plak lemak dalam pembuluh arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke . Kelompok hamster ada yang diberi buah apel, anggur ungu, jus apel, jus anggur dan air.
Di antara hamster juga ada kelompok yang dikontrol untuk menjalani diet normal. Jumlah buah yang dikonsumsi para hamster diseimbangkan dangan konsumsi normal manusia yang rata-rata sekitar tiga buah apel dan tiga rangkai anggur per hari . Hamster juga diberi jus yang setara dengan empat gelas per hari untuk manusia dengan berat 70 kilogram (154 pon).
Apel dan anggur menurut kajian para peneliti memiliki kadar fenol yang setara, sementara jus anggur ungu memiliki phenol 2,5 kali lebih banyak ketimban jus apel .
Pada akhir riset terungkap, dibandingkan yang dminum air, hamster yang diberi buah dan jus mencatat kadar kolesterol rendah, stres oksidatif rendah, serta akumulasi lemak yang sedikit pada pembuluh aorta, saluran utama yang menyuplah darah mengandung okigen ke seluruh tubuh. Jus anggur ungu tercatat memberi pengaruh paling besar diikuti buah anggur ungu, jus dan buah apel.
"Temuan ini mengindikasikan bahwa jumlah fenol yang terkandung dalam makanan memiliki pengaruh langsung terhadap kekayaan antioksidannya, " tulis peneliti yang memuat riset mereka dalam Molecular Nutrition and Food Research edisi April 2008.
Zat-zat antioksidan lainnya dalam buah-buahan seperti vitamin C dan karotenoid, juga dapat memberi kontribusi bagi khasiatnya. Hasil penelitian ini kata, Decorde, memberikan saran dan dorongan bahwa manfaat buah dan jus buah memilii relevansi yang signifikan dan dapat diapliasikan bagi kesehatan masyarakat. dari: www.dechacare.com
Ereksi bermasalah tanda awal sakit jantung
GANGGUAN ereksi yang dialami para pria ternyata dapat dijadikan salah satu indikator risiko mengidap penyakit jantung. Seperti dilaporkan dalam Journal of the American College of Cardiology, hasil riset mengindikasikan bahwa pria pengidap diabetes yang mengalami kesulitan mempertahankan ereksi (erectile dysfunction/ED) berisiko lebih besar mengalami gangguan jantung serius. Risiko gangguan jantung pada pria diabetes yang mengalami ED mencapai dua kali lipat ketimbang pria diabetes lainnya.
Menurut para ahli dari Chinese University of Hong Kong, yang melakukan penelitian ini, penyebab utama dari kedua hal itu adalah adanya kerusakan pada pembuluh darah yang disebabkan tingginya kadar gula darah. Mereka menyarankan pria diabetesi yang mengalami ED harus segera berkonsultasi ke dokter.
Melalui risetnya, para ilmuwan Hongkong ini ingin mengetahui apakah ED dapat menjadi sebuah indikator independen bagi para dokter tentang kemungkinan timbulnya problem kesehatan lain. Beberapa penelitian sebelumnya telah mengindikasikan timbulnya problem seksual pada pria pengidap diabetes tipe II secara umum akan diikuti dengan gejala penyakit jantung setelah kurun waktu maksimal 3 tahun.
Lewat studi ini, peneliti Hongkong ingin mengungkap hubungan tersebut lebih detail lagi. Mereka melibatkan 2.306 pria diabetesi yang seperempat di antaranya telah mengalami ED.
Pada awal penelitian, seluruh partisipan belum ada yang menunjukkan gejala-gejala penyakit jantung atau stroke. Namun, setelah empat tahun berjalan, 123 pria tercatat mengalami serangan jantung. Di antara mereka ada yang meninggal, mengalami sakit dada akibat penyumbatan pembuluh arteri, dan ada yang harus menjalani operasi bypass atau katerisasi jantung.
Dari hasil analisis dapat disimpulkan, pria diabetesi yang mengalami ED tercatat hampir dua kali memiliki kecenderungan masuk dalam kelompok tersebut dibandingkan mereka yang ereksinya normal.
"Perkembangan disfungsi ereksi seharusnya menjadi peringatan bagi para penderita diabetes dan penyedia layanan kesehatan untuk mengantisipasi risiko penyakit jantung koroner di masa mendatang," kata pimpinan riset Dr Peter Chun-Yip Tong, seperti dikutip BBC.
Ia menambahkan, tingginya kadar gula darah dapat menimbulkan peradangan pada permukaan bagian dalam pembuluh darah. Inflamasi ini lalu menyebabkan aterosklerosis atau pengerasan dan penebalan pembuluh arteri jantung yang akan mengganggu suplai darah ke bagian penis.
AC
Sumber : BBC
Tuesday, June 10, 2008
Malas Mudah Sakit Jantung
Gaya hidup bermalas-malasan ini pun ternyata tidak hanya berpangaruh buruk terhadap para orang dewasa atau remaja. Namun anak-anak yang membiasakan dirinya kurang aktif pun menjadi lebih rentan terkena jenis penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup.
Seperti yang diungkapkan oleh hasil riset para ahli di Universitas North Caroline AS, Jumat (4/4) kemarin, anak yang bergaya hidup sedentari tercatat enam kali lebih besar memiliki kemungkinan mengidap penyakit jantung ketika menginjak dewasa ketimbang teman-temannya yang hidup aktif.
Bahkan menurut studi tersebut, kelompok gejala gangguan jantung yang disebut dengan istilah metabolic syndrome, dapat muncul pada awal-awal usia belasan tahun.
Tim peneliti dari Universitas North Carolina yang dipimpin Robert McMurray, melakukan riset dengan cara mengukur indikator penting kesehatan pada sekitar 400 anak-anak berusia 7 hingga 10 tahun, termasuk mencatat tinggi badan, massa tubuh, persentase lemak dalam tubuh, tekanan darah dan kadar kolesterol. Frekuensi dan durasi anak-anak dalam melakukan latihan-latihan fisik juga dipantau dan dicatat selama penelitian.
Tujuh tahun kemudian, anak-anak ini kemudian diteliti lagi ketika mereka beranjak dewasa untuk melihat sejauh mana mereka mengalami tanda-tanda sindroma metabolik. Berdasarkan kesimpulan peneliti yang mempublikasikan riset ini dalam British Journal Dynamic Medicine, hampir lima persen dari para anak ABG berusia 13 hingga 19 ini tercatat memiliki tiga atau lebih kondisi atau gejala utama.
Hasil ini juga sejalan dengan riset sebelumnya yang menunjukkan sekitar empat hingga sembilan persen remaja di Amerika Serikat memiliki kombinasi intoleransi glukosa, hipertensi, obesitas dan kekhawatiran kelebihan kolesterol.
Namun hingga saat ini, belum ada peneliti yang mencari hubungan antara aktivitas fisik di awal masa kanak-kanak dengan peluang mereka mengidap gejala penyakit jantung.
Menurut McMurray, anak-anak yang mengidap sindroma cenderung enam kali melakukan latihan kebugaran tingkat rendah dan lima kali cenderung melakukan aktivitas fisik tingkat rendah ketika studi ini dimulai.
Padahal yang terbaik, lanjutnya, anak-anak pada usia ini seharusnya melakukan sekitar 20 menit aktivitas jalan kaki, naik sepeda dengan kecepatan sedang atau melakukan aktivitas yang sama beratnya.
Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC) Amerika Serikat yang berpusat di Atlanta merekomendasikan anak-anak untuk menyibukkan diri pada aktivitas dan latihan tingkat ini sekurangnya satu jam per hari.
"Ini menujukkan perlunya upaya untuk meningkatkan latihan fisik sejak masa kanak-kanak. Karena anak-anak sekarang hidup dengan sangat santai dan cenderung mudah terkena obesitas," tegas McMurray.
Bayi pun Bisa Jantungan
Penyakit yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia ini juga dapat dialami seorang bayi sekalipun. Penyakit jantung ini biasa disebut Penyakit Jantung Bawaan (PJB).
Jenis ini merupakan kelainan pada struktur atau fungsi sirkulasi jantung yang telah ada saat lahir. Kelainan ini terjadi akibat adanya gangguan atau kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase awal pertumbuhan janin.
Menurut Prof Dr Ganesja Mulia Harimurti SpJP (K) FIHA FASCC, spesialis jantung anak RS Harapan Kita, PJB adalah kelompok kelainan bawaan yang paling sering dijumpai, sekitar 30 persen dari seluruh kelainan bawaan yang ada dan paling sering menyebabkan kematian pada tahun pertama kehidupan. Dari 100 persen anak Indonesia yang mengidap PJB, hanya 5 persen yang diketahui mengidap penyakit tersebut.
PJB yang kompleks terutama ditemukan pada bayi dan anak-anak. Apabila tidak dioperasi, kebanyakan akan meninggal waktu bayi. Bila saat dewasa, penyakit ini baru diketahui, ini berarti pasien tersebut telah mampu melewati masa kritis atau telah mengalami tindakan operasi dini.
Penyebab terjadinya PJB belum dapat diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa faktor yang diduga mempunyai pengaruh pada peningkatan angka PJB. Yang pertama adalah faktor pranatal, antara lain sang ibu menderita penyakit rubella maternal, toksoplasmosis, influenza, fenilketonuria, diabetes, febrile illness dan epilepsi.
Kemudian penggunaan obat-obatan tertentu pada masa kehamilan juga dilaporkan menyebabkan PJB, seperti thalidomide, indomethacin, ibuprofen, sulfasalizin, trimethoprim sulfonamid dan antikonvulsan. Selain itu penggunaan marijuana, pelarut organik, paparan sinar X, asap rokok, cat tembok dan konsumsi alkohol berlebih dapat pula meningkatkan risiko PJB.
Yang kedua faktor genetik, yang dibawa dari ayah atau ibu yang pernah menderita jantung bawaan, kelainan kromosom seperrti sindroma down, secara genetik sudah berpotensi sakit tetapi tidak diketahui penyebabnya, dan lahir dengan kelainan bawaan yang lain.
"PJB bisa jadi muncul dengan keluhan maupun tidak. PJB yang diderita anak-anak biasanya dikenali dengan gejala-gejala seperti sesak napas, kesulitan minum susu, infeksi paru berulang, gagal tumbuh kembang dan gagal jantung," ujar Ganesja.
PJB yang tidak dikenali gejalanya, biasanya lebih berbahaya karena dapat menyebabkan kematian tiba-tiba atau tanpa terdeteksi terlebih dahulu. Untuk itu, orangtua hendaknya dapat mengetahui faktor risiko dan tanda-tandanya. Harapannya, si anak dapat diselamatkan lewat pengobatan maupun tindakan operasi. (KCM)/www.harian-global.com
Selamatkan JANTUNG & DARAH Anda dengan ubi singkong
Obat herbal tidak harus sesuatu barang yang sulit dicari, bahkan kebanyakan obat herbal ada di sekitar kita dan sering kita konsumsi. Seperti kolak ubi-singkong disukai karena rasanya yang manis dan ringan. Padahal bukan cuma rasanya yang istimewa, khasiatnya pun tak bisa diabaikan, menhatkan jantung dan mengendalikan darah adalah sebagian manfaatnya. Apa keistimewaan lain ubi-singkong?Rasanya memang sederhana, tetapi justru itulah sisi istimewanya. Kedua bahan ini sangat mudah dikombinasikan dengan bahan lain. Tak terhitung kreativitas menu berbahan ubi dan singkong. Tetapi yang layak diprhitungkan adalah khasiatnya untuk menyembuhkan berbagai penyakit.Cegah KebutaanUbi hidup liar menjalar. Ada tiga jenis ubi jalar, yaitu ubi berumbi putih, kuning kemarahan (jingga), dan ungu. Yang lebih baik adalah yang berwarna kuning jingga karena kaya kandungan bakarotennya. Betakaroten merupakan provitamin A dan bersifat anitoksidan. Konsumsi ubi jalar yang kaya provitamin A tersebut dilaporkan sebagai faktor pencegah kebutaan akibat kurang vitamin A pada balita di darah lembah Balim, provinsi Irian Jaya.Kandungan kimia pada ubi jalar cukup kaya, antara lain protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsiu, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam nikotinat. Menurut pakar tanaman obat Prof. Hmbing Wijakusumaya, ubi jalar memiliki sifat kimia manis dan dingin. Efek farmakologisnya berkhasiat sebagai tonik (meningkatkan stamina) dan menghentikan pendarahan. Bagian yang bisa dimanfaatkan adalah umbi dan daun.Ubi jalar dapat digumnakan sebagai obat penyakit kuning, pengbengkakan, rematik, asam urat, pegal linu, dan rabun senja. Semua penyakit ini dapat diatasi dnga mminum air rebuasan ubi jalar merah dicampur bahan-bahan lain. Khusus untuk rematik, asam urat, dan pegal linu, slain air rebusannya yang diminum, ubi rebusnya juga di makan. Khusus untuk rabun senja, bukan air rebusannya yang diminum, melainkan ubinya yang dimakan.AntipenyumbatanSingkong sama populernya denga ubi. Bukan hanya umbinya yang memiliki rasa unik, namun daun singkong pun bisa disulap menajadi sayuran yang sangat nikmat. Menurut pakar tanaman obat Prof. Hembing Wijayakusuma,efek farmalogis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikangker, antitumor, dan mnambah nafsu makan. Bagian yang biasa dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun maengandung vitamin A, B1, dan C, kalsium, kalori, fosfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin,enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat. Penyakit aterosklerosis atau timbunan lemak di dinding pembuluh darah dapat diceagah daenaga hanya makan daun singkong. Akibat tersumbatnya aorta (saluran darah besar), darah tidak bisa disalurkan ke jantung dan penderita menjadi anfal. Pada penelitian daun singkong mengandung cuprofilin yang mampu menurunkan kolesterol, trigliserida, lipida serum darah secara nyata. Cuprfilin pada daun singkong terdapat pada klorofilnya. Klorofil dan beberapa turunannya memiliki daya antioksidan dan antikangker. ANEKA KHASIAT UBIKencing Manis : 100 gram ubi jalar, 15 gram kulit labu bligo, dan 50 gram biji alpukat direbus dengan 1.000 cc air hingga trsisa 500 cc. Lalu disaring dan diminum airnya, sedangkan ubinya dimakan.Penyakit Kuning : 200 gram ubi jalar merah, 30 gram daun serut atau mirten segar, dan madu secukupnya, direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc. Ramuan disaring dan diminum dua kali sehari.Rematik, Asam Urat, Pegal Linu : 200 gram ubi jalar merah, 15 gram jahe merah, 10 gram jahe biasa, 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis, 5 gram biji pala, 10 butir merica, dan gula secukupnya direbus denga 1.500 cc air hingga tersisa 600 cc. Lalu airnya diminum dan ubinya di makan.Keseleo dan Luka Memar : ubi jalar secukupnya dikeringkan dan ditumbuk hingga menjadi bubuk. Tambahkan arak putih lalu oleskan pada tempat kaki yang sakit.Eksim : 250 sampai 300 gram ubi jalar merah diblender atau diparut, airnya dioleskan pada bagian yang terkena eksim.Bisul : 100 sampai 200 gram ubi jalar putih diparut lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit.Herpes : 100 gram daun ugi jalar dijus lalu dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.Sakit Tenggorokan : 200 gram ubi jalar putih dikeringkan lalu ditumbuk hingga menjadi bubuk. Seduh dengan air panas dan diminum hangat-hangat.Masuk Angin dan Perut Kembung : 200 gram ubi jalar merah, 15 gram jahe, 1 jari kayu manis, 5 butir cengkeh, 5 butir kapulaga, dan gula merah secukupnya derebus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc, lalu diminum airnya.MANFAAT SINGKONG UNTUK PENGOBATAN Sakit Kepala : daun singkong ditumbuk lalu digunakan untukkompres.Obat Demam : 60 gram batang pohon singkong, 30 gram jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. lakukan dua kali sehari.Luka Bernanah : batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yangsakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban. Luka Terkena Benda Panas : singkong diparut lalu diperas airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka. Diare : 7 lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan di minum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.cacingan : 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur.Beri-Beri : 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.Meningkatkan Setamina : 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan 5 butir angco yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.
source:id.shvoong.com