Showing posts with label makan. Show all posts
Showing posts with label makan. Show all posts

Thursday, September 25, 2008

Cegah Bayi dari Alergi dengan Makan Ikan Selama Hamil

Para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang ibunya mengonsumsi lebih dari empat apel setiap pekan mengalami penurunan resiko ganggguan pernafasan sekitar 37 persen dan penurunan resiko menderita asma 53 persen, dibandingkan dengan para ibu hamil yang tidak mengonsumsi satu, atau tidak sebuah pun, apel setiap pekannya selama masa kehamilan.

Hubungan yang spesifik ditemukan pada apel (bukan pada jumlah total buah yang dikonsumsi atau jeruk, jus buah atau konsumsi sayuran, yang pengaruhnya jauh lebih kecil bila dibandingkan dengan dampak spesifik apel), menurut para peneliti, itu mungkin disebabkan oleh kandungan phytokimia apel, seperti flavonoid, yang memberikan dampak positif bagi fungsi paru-paru pada orang dewasa. Penelitian itu juga menunjukan bahwa mengonsumsi ikan selama masa kehamilan dapat mengurangi resiko alergi kulit eksema. Anak-anak dari ibu yang mengonsumsi ikan sekali dalam satu pekan atau lebih selama masa kehamilan memiliki resiko menderita eksema lebih rendah 43 persen dibandingkan anak-anak yang ibunya menghindari makan ikan.

"Jika hasil ini telah dikonfirmasi," kata para penyelidik tersebut, "rekomendasi mengenai perubahan makanan selama masa kehamilan mungkin membantu melindungi anak-anak dari asma dan alergi."

Wednesday, September 24, 2008

Tip-tip menahan nafsu makan




Nich saya bawakan beberapa tip-tip diet untuk menahan nafsu makan bagi yang pengen dietnya berhasil.

Kita cenderung menyamakan nafsu makan seperti indikator bahan bakar di dashboard mobil kita. Indikator yang menunjukkan kalau bahan bakar sudah menipis sehingga kita harus berhenti untuk mengisinya lagi. Lebih baik sebelumnya kita bahas dulu tentang mekanisme terjadinya 'lapar' yang mana berbeda dari 'nafsu makan'.

'Lapar' adalah rangsangan biologis untuk memastikan anda cukup makan, sedangkan para peneliti mengatakan bahwa nafsu makan lebih ke arah pilihan yang kita buat berdasarkan keinginan yang lebih dikendalikan.

Nafsu makan adalah suatu kumpulan yang komplek dari reaksi kimia tubuh, kebiasaan, perilaku sosial dan kondisi psikis yang begitu terkenal susah dikendalikan.

Tetapi bukan berarti tidak mungkin untuk menahannya, khususnya setelah para ilmuwan dan ahli terapi meneliti secara khusus kekuatan dari nafsu makan dan bagaimana menguranginya.
Berikut beberapa tips kunci untuk memonitor dan mengurangi nafsu makan anda:

- Tanya diri anda kenapa
Untuk kebanyakan orang, makanan bukanlah menjadi alasan untuk menaikkan bobot tubuh tapi lebih ke arah hanya sekedar di antara menguyah dan menyamil. Para ahli menekankan tipe makan seperti ini tidak berhubungan dengan rasa lapar. Berlaku pula pada saat bosan atau stres atau rutinitas sehari-hari. Ada satu penangkal yang sederhana: tanya diri anda sendiri secara jujur, untuk apa anda memasukkan makanan dalam mulut. Jika rasa lapar bukan alasan utamanya, segera hentikan.

- Cari alternatif lain
Jika banyak makan itu akibat bosan, stres dan rutinitas. Apa yang harus dilakukan ketika bosan, stres atau butuh suatu rutinitas? Jawabannya mudah: jalan-jalan, nyalakan musik, telpon teman anda, baca majalah favorit. Apa saja yang memberi anda kesenangan dan relaksasi. Jika anda bisa menciptakan satu rutinitas baru untuk menghadapi hari demi hari tetapi tanpa melibatkan makanan, ini sudah merupakan suatu langkah tepat untuk mengurangi berat badan.

- Nyalakan lampu
Ketika anda masuk dalam dapur di malam hari, nyalakan semua lampu yang ada. Irvine, seorang peneliti dari "University of California" mengatakan anda akan merasa berada dalam sorotan kalau diterangi banyak lampu. Perasaan berada dalam sorotan ini membuat anda punya kesadaran tambahan dan tidak akan sembarangan melakukan perbuatan yang tidak perlu, seperti melahap es krim misalnya.

- Pergi ke toko lilin
Lain kali anda ingin menyamil, nyalakan lilin bearoma. Penelitian menunjukkan aroma tertentu dapat menahan nafsu makan. Aroma yang berguna dengan baik untuk ini yaitu apel, peppermint dan pisang.

- Tekan nafsu makan
Anda tidak akan menemukan saran ini di perpustakaan obat-obatan nasional, tetapi ketika anda merasa tidak berdaya melawan nafsu makan anda, coba cubit area kecil dari tulang rawan, tempat dimana rahang anda menempel tepat di bawah telinga, yang mana beberapa ahli akunpuktur mengatakan kalau itu adalah titik pengendalian nafsu makan. Lakukan ini selama setengah menit.

- Makan makanan yang cepat mengenyangkan
Untuk makan lebih sedikit waktu makan dan menyamil, pilihlah makanan yang memiliki tingkat kekenyangan tinggi, yang mana berarti lebih mengenyangkan dibanding makanan lain. Anehnya meski makanan berlemak itu enak dan membuat anda kenyang, mereka tidak memiliki nilai tinggi dalam skala mengenyangkan karena kita cenderung ingin terus makan lagi. Beberapa makanan yang mengenyangkan yaitu: popcorn, selai kacang, kentang, pasta coklat, kacang hijau matang, anggur dan jeruk.

Semoga diet anda berhasil!

Friday, July 4, 2008

Hal-Hal yang Paling Fatal Sehabis Makan

Kita tahu makan minum yang tidak sehat mungkin akan menyebabkan penyakit yang menakutkan, namun, acap kali kita juga sering mengabaikan beberapa kebiasaan kecil sehabis makan, dan diluar dugaan kebiasaan hidup yang tidak baik ini besar kemungkinan menjadi “pembunuh” yang sewaktu-waktu menimpa kita.


1 . Makan buah-buahan
Kebiasaan makan buah setelah makan ternyata adalah kebiasaan yang keliru. Setelah makanan masuk ke lambung, lambung membutuhkan waktu 1-2 jam untuk mencerna, jika seusai makan lalu menyantap buah, buah akan terhambat oleh makanan yang telah lebih dulu disantap, akibatnya buah-buahan tidak bisa tercerna secara normal. Jika berlangsung lama, akan menyebabkan gejala perut kembung, diare atau susah buang air besar dan gejala lainnya.

2 . Minum teh kental
Minum teh seusai makan, dapat mengencerkan getah lambung, akibatnya mempengaruhi pencernaan makanan. Selain itu, daun teh banyak mengandung tanin (asam tanat), jika minum teh seusai makan, akan membuat protein yang belum sempat dicerna lambung menyatu dengan asam tanat dan membentuk sedimen yang tidak mudah dicerna, sehingga mempengaruhi serapan protein. Teh juga dapat menghambat serapan zat besi, jika keadaan demikian berlangsung lama dapat terjadi gejala anemia karena kurang zat besi.

3 . Merokok
Bahaya merokok sehabis makan lebih besar 10 kali lipat dibanding hari-hari biasa! Ini dikarenakan peredaran darah pada saluran pencernaan sehabis makan meningkat, akibatnya sejumlah besar kandungan dalam rokok yang tidak baik bagi kesehatan diserap, sehingga bisa merusak hati, otak besar dan pembuluh darah jantung dan menyebabkan penyakit pada aspek-aspek terkait ini.

4 . Mandi
Mandi sehabis makan, volume aliran darah pada permukaan tubuh akan meningkat, dan volume aliran darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang, sehingga membuat fungsi pencernaan usus lambung melemah, dan menyebabkan pencernaan buruk.

5 . Mengendorkan ikat pinggang
Mengendorkan ikat pinggang setelah makan, meskipun terasa agak nyaman, tapi hal tersebut dapat mengakibatkan turunnya tekanan dalam rongga perut, memaksa lambung turun (terjuntai). Jika kebiasan tersebut terus dilakukan, akan benar-benar mengidap lambung turun.

6 . Makan angin (berjalan-jalan)
“Makan angin” sehabis makan, bukan saja tidak dapat hidup “99” (panjang umur), bahkan karena meningkatnya volume olahraga sehingga dapat mempengaruhi saluran pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung melemah, penyempitan pembuluh darah, banyak berjalan seusai makan akan timbul gejala tekanan darah menurun dan lain-lain gejala.

7 . Berkaraoke
Seusai makan isi lambung kita membesar, dinding lambung menjadi tipis, volume aliran darah meningkat, saat demikian, bernyanyi dapat membuat sekat ronga badan pindah ke bawah, beban rongga perut bertambah, jika ringan akan menyebabkan pencernaan buruk, sebaliknya dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan gejala penyakit lainnya.

8 . Mengemudikan mobil
Rawan terjadi kecelakaan jika habis makan lalu menjalankan kendaraan. Ini dikarenakan sehabis makan lambung dan usus membutuhkan sejumlah besar darah dalam mencerna makanan, mengakibatkan organ otak besar kekurangan darah untuk sementara waktu, sehingga dengan demikian dapat menyebabkan kesalahan operasional.

Tuesday, June 10, 2008

Hindari Batu Ginjal Dengan Pola Makan Yang Baik

Di Indonesia, selain kasus gagal ginjal, batu ginjal juga semakin sering dijumpai. Penyakit ini juga sering disebut batu karang dan kencing batu. Menurut para ahli, penyebab batu ginjal adalah akibat pola mengonsumsi makanan yang salah.

Namun, bila menengok sejarahnya, penderita batu ginjal telah ditemukan sejak ribuan tahun lalu. Hal itu terbukti dari hasil penemuan para ahli, jejak batu ginjal ditemukan pada mumi yang dibalsam dan berusia sekitar 7.000 tahun di Mesir.

Salah satu penyebab batu ginjal adalah kelebihan kalsium. Untuk itu setiap orang dianjurkan untuk mencegah kelebihan asupan kalsium. Makanan yang mengandung kalsium tinggi adalah ikan salmon, sarden, keju, susu, es krim, dan sayur kol. Makanan jenis ini mengandung lebih dari 100 mg kalsium per porsi. Sedangkan bayam, ikan kering, dan cokelat tergolong makanan yang mengandung kalsium sedang.

Selain mengurangi asupan kalsium, penderita ginjal juga dianjurkan mengurangi konsumsi garam, karena setiap peningkatan 100 mg garam dalam makanan dapat meningkatkan 25-30 mg kalsium dalam urin.

Sementara itu, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ali Khomsan berpendapat, konsumsi sayur dan buah secara berlebihan ternyata juga membebani fungsi kerja ginjal. Walaupun vitamin diperlukan tubuh, tapi jika ginjal tidak mampu mencerna dapat menyebabkan seseorang terkena gagal ginjal.

Selain vitamin, makanan yang mengandung protein dan mineral juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Misalnya, daging, ikan, kacang-kacangan, garam, telur, dan susu. "Konsumsi teh berlebihan juga tidak baik. Karena selain mengandung kafein, di dalam teh ada unsur non-gizi yang mengganggu penyerapan mineral," jelasnya.

Namun, Ali menambahkan, bukan berarti penderita batu ginjal tidak boleh mengonsumsi makanan mengandung vitamin, protein, dan mineral. Asalkan, pola konsumsi terutama golongan usia lanjut oleh penderita batu ginjal dibatasi agar ginjal berfungsi baik. Sebab, penderita batu ginjal juga memerlukan kandungan gizi dalam makanan untuk kesehatan tubuhnya.

Dijelaskan Ali, orang yang memiliki ginjal normal tentu dapat mencerna vitamin dosis tinggi yang memang diperlukan tubuh. Dan, orang tersebut dapat mengonsumsi vitamin 10 kali lipat lebih banyak, dibandingkan manusia yang ginjalnya tidak baik.

Karena itu terhadap orang yang memiliki ginjal kurang baik, Ali menganjurkan agar sejak muda mengonsumsi vitamin, mineral, dan protein secara moderat (tidak lebih dan tidak kurang).

"Untuk mengetahui apakah seseorang memiliki ginjal baik atau bagus, bisa dilihat dari riwayat kesehatan ayah atau ibunya. Kalau orangtua atau saudara satu darah memiliki masalah gangguan ginjal, maka ia akan berpotensi terkena penyakit tersebut," katanya.

Ali menyebutkan, di negara-negara maju saat ini dikenal istilah konsumsi lima porsi sayur dan buah setiap hari. Yaitu, apabila dalam sehari seseorang mengonsumsi dua kali sayuran harus diimbangi dengan tiga buah. "Itu berlaku bukan hanya untuk penderita ginjal, tapi juga untuk mengatasi penyakit kronis."

Namun, yang sekarang terjadi di Indonesia, keluarga yang secara ekonomi baik cenderung mengonsumsi zat-zat tadi secara berlebihan, baik sadar ataupun tidak.

"Misalnya dengan makan di restoran fast food. Mungkin sekarang tidak diarasakan, tapi kalau hal itu menjadi kebiasaan akan sulit dihilangkan," ujarnya. Ali tidak setuju dengan pendapat yang menyebutkan diet dapat menangkal batu ginjal.

Menurutnya, diet bukanlah untuk menangkal batu ginjal, tapi mengatasi ginjal agar tidak terbebani. "Diet memang memengaruhi pola makanan yang buruk menjadi lebih baik. Tapi kalau diet bertujuan untuk mengatasi kegemukan, itu lain lagi arahnya. Karena diet hanya mengurangi kalori tubuh."

Terhadap para penderita batu ginjal, Ali menyarankan agar mengonsumsi air putih untuk memperlancar pencernaan dan mengurangi beban ginjal. Namun terhadap penderita gagal ginjal, menurutnya, memang harus dilakukan operasi sebagai upaya penyembuhan.

Cara yang cukup efektif untuk mengatasi batu ginjal tanpa harus operasi adalah rajin mengonsumsi jeruk nipis. Kandungan sitrat jeruk nipis lokal (citrus aurantifolia swingle) bulat memiliki kandungan sitrat 10 kali lebih besar dibanding jeruk keprok atau enam kali jeruk manis.

Biasanya sitrat di dalam air kemih pada penderita batu ginjal paling rendah pada malam dan dini hari, maka pemberian jeruk nipis dianjurkan sesaat sesudah makan malam sehingga hasilnya lebih maksimal.

Cara pemberian jeruk nipis lokal ini bisa berupa dua buah jeruk nipis dengan diameter di atas 4,5 cm yang diencerkan dalam dua gelas air. Pemberian perasan jeruk nipis sesudah makan malam dilaporkan tidak menimbulkan keluhan lambung dan memberikan rasa kepatuhan. (PRC)/Harian Global